BIREUEN, INDONEWS | Kampus Institut Agama Islam (IAI) Almuslim Aceh, secara perdana melaksanakan Perkemahan Jumat, Sabtu dan Minggu (Perjusami) bagi siswa-siswi pramuka tingkat SMA sederajat, di lokasi kampus setempat, kawasan Paya Lipah Peusangan Bireuen, Jumat (23/2/2024).
Ketua panitia pelaksana, Ustaz Malek Azharsyah LC MA mengatakan, jumlah peseta pramuka yang mengikuti kegiatan Perjusami sebanyak 260 yang berasal dari SMA, MA dan SMK di Kabupaten Bireuen.
Para peserta anggota pramuka yang ikut dalam kegiatan ini berasal dari MAS Az Zahra, Juli, MAS Almuslim, Peusangan, MAS Al Zanjabil, Kota Juang. Kemudian MAN 7 Bireuen, SMAN 1 Bireuen, SMAN 2 Bireuen, MAN 2 Bireuen, SMAN 1 Gandapura, MAN 2 Bureuen, SMAN 1 Juli, SMAN 1 Peusangan, SMKN 1 Peusangan dan SMAN 3 Bireuen.
Dikatakan tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memperkuat dan menjalin tali silahturahmi, berlandaskan firman Allah SWT yang artinya “Wahai kalian manusia, sesungguhnya kami menciptakan kalian laki-laki dan perempuan, lalu kami jadiakan kalian itu bersunguh-sunguh, berkafilah-kafilah dan berkelompok-kelompok, bernegara-negara, berdaerah-daerah, berkampung-kampung, tujuanya adalah agar kalian saling mengenal”.
Sementara, Rektor IAI Almuslim Aceh, Dr. Nazaruddin MA menyebutkan, kampus ini juga merupakan dambaan bagi masyarakat Aceh, karena sampai hari ini kampus inilah satu-satunya kampus Islam swasta di Aceh yang terakreditasi baik sekali.
“Mudah-mudahan dalam upaya kita berbenah memperbaiki semua aspek, termasuk didalamya sumber daya manusia, infrastruktur dan sebagainya, kedepan kita berharap Kampus IAI Almuslim Aceh menjadi satu-satunya kampus swasta di aceh yang berpredikat unggul,” katanya.
Dalam kegiatan Perjusami, ada 2 hal yang disampaikan, yakni, kegiatan ini salah satu tujuanya untuk menjalin silahturahmi antar masyarakat Kabupaten Bireuen khususnya, antar siswa dan siswi tingkat SMA se Kabupaten Bireuen yang tergabung dalam gerakan pramuka.
Perjusami baru pertama kali dilaksanakan semenjak Kampus Institut Agama Islam (IAI) Almuslim Aceh berdiri pada tahun 1985.
“Seadanyai kegiatan ini sukses sebagai harapan bersama, Insha Allah kedepan kita akan terus membuat even yang lebih besar lagi, yang diikuti adik kita pramuka untuk menguji bakat, untuk bersilahturahmi, untuk saling mengenal antara satu dengan yang lain, antara SMA satu dengan yang lain dalam satu wadah silahturahmi karena itu merupakan bagian nilai-nilai dari ajaran agama kita yang ditanamkan oleh Rasullulah yang hendaknya anak-anak pramukalah sebagai ujung tombak untuk memberikan contoh kepada siswa yang lain baik di Kabupaten Bireuen maupun diluar Propinsi Aceh,” kata Nazaruddin.
“Beginilah kami di Bireuen, dalam menjalin silahturahmi sesama siswa sehingga nantinya sesuatu image yang selama ini terkesan buruk kepada siswa dan siswi SMA, misalkan image tawuran, geng motor dan lain-lain yang selama ini disematkan pada anak SMA dengan suksesnya kegiatan kepramukaan seperti ini. Insha Allah image buruk terhadap anak SMA bisa hilang dengan sendirinya dengan contoh teladan yang diberikan oleh adik – adik kita yang tergabung dalam kegiatan pramuka.”
Perjusami juga bertujuan untuk menjaring, mengenalkan sekaligus mencari bibit dari generasi muda untuk berbagai even, salah satu even yang ada dihadapan kita itu adalah musabaqah yang akan dilaksanaakan dalam Bulan Suci Ramadan yang secara khusus diperuntukan untuk adik-adik pramuka.
Perjusami yang berlangsung tiga hari, pihak Kampus IAI Almuslim Aceh juga memperlombakan sejumlah cabang Tahfidz Al Qur’an, Tilawah Al Qur’an, Syahril Qur’an, diharapkan pada Tunas Ramadan nantinya , tidak hanya 3 atau 4 cabang itu yang hanya diperlombakan, akan tetapi ditambah lagi dengan Musabaqah karya tulis ilmiah Al Quran karena hari ini, Islam perlu kita kenalkan melalui tulisan – tulisan kita,agar kita tidak musah digempur tulisan – tulisan orang yang seolah – olah mendiskreditkan agama kita Islam.
“Kita baca di web dan media bahwa ada pihak-pihak yang segaja mendiskreditkan Islam melalui tulisan-tulisan. Sudah saatnya hari ini generasi-generasi muda Islam, terutam adik-adik yang tergabung dalam organisasi kepramukaan tampil kedepan untuk membela Islam melalui tulisan-tulisan yang sederhana salah satu medianya adalah melalui lomba atau kegiatan karya tulis ilmiah,” ungkap Nazaruddin.
“Harapan kita, tunas ramadan di tahun-tahun yang akan datang, tunas ramadan tahun ini, Insha Allah diadakan di Kota Banda Aceh. Mudah-mudahan perwakilan Kabupaten Bireuen bisa memberikan yang terbaik, tidak hanya membanggakan warcab Bireuen, akan tetapi membangakan masyarakat Bireuen khususnya,” jelasnya.
Nazaruddin MA diakhir sambutanya mengucapkan terima kasih kepada Ketua Kwarcab, Sekretaris Kwarcab Bireuen, Kapolres Bireuen diwakili Kasat Bimas, Iptu Azhar nuddin SH, Cut bang, Cut Kak para pengurus kwarcab Bireuen, pembina dan pelatih, wakil rektor, dekan, ketua prodi dan aktivitas akademika Institut Agama Islam Almuslim Aceh, rekan wartawan media elektronik, cetak dan online. (Hendra)





























Comments