0

BOGOR, INDONEWS – Menyikapi keluhan salah satu tokoh pemuda di Bogor Timur tentang pantia penyelengara rencana Pemekaran Bogor Timur, yaitu Presedium Bogor, yang awalnya berjuang dan bergerak sangat luar biasa, namun saat ini dinilai sudah keluar dari koridor-koridor perjuangan yang sebenarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh M. Zakaria salah satu Wakil Ketua PK KNPI Kecamatan Gunung Putri Bidang hubungan antar lembaga menyampaikan menyikapi perkembangan para pejuang Botim, yang tergabung di wadah Presidium Bogor Timur (Botim) selaku pengurus PK KNPI Kecamatan Gunung Putri.

Sebetulnya apa yang menjadi tujuan dibentuknya perkumpulan yang dinamakan Presidium Botim itu sendiri harus kembali kepada tujuan dan cita-cita awal.

“Bahwa kita semua harus fokus bagaimana memperjuangkan agar daerah otonom baru ini tercapai, dan kita semua harus samakan sudut pandang di masing pemikiran para pejuang botim dan kembali kepada cita-cita bersama, redam ego beserta kepentingan individu/kelompok karena jika situasi ini terus berlanjut sulit cita-cita ini dapat terwujud,” katanya, Senin (26/9/2022).

BACA JUGA :  Jelang Lebaran, Warga Desa Sukaharja Terima BLT Dana Desa

Ia menuturkan, jikalau pun nanti ini terwujud Botim mekar menjadi daerah otonomi baru akan sangat sulit membangun perkembangan atau pun kemajuan dan tata kelola pemerintahan yang tak berujung dan dikhawatirkan menjadi daerah otonomi yang gagal.

“Karena kita sudah tidak bisa menyamakan sudut pandang dalam cita-cita bersama ini,” kata Sajek sapaan akrabnya yang juga selaku Wakil Ketua PAC PP Kecamatan Gunung Putri.

Lebih lanjut, saat ini menurutnya sangat minim sosialisasi kepada seluruh masyarakat Botim kenapa sampai mempunyai keinginan untuk misah dari kabupaten induk dan mempunyai daerah otonom sendiri.

Sebelumnya tokoh pemuda Ramdhani mengatakan, perjuangan yang dulu menggebu-gebu, saat ini sudah tidak lagi terlihat. Bahkan terkesan hanya meraup pundi-pundi untuk kepentingan pribadi dan politik untuk mengembangkan jaringannya.

“Saya perlu mengingatkan bahwa yang pertama teman-teman Presidium hari ini, saya melihat sudah keluar dari koridor koridor perjuangan yang sebenarnya. Maksudnya keluar dari koridor adalah, hari ini teman-teman presidium sudah tidak lagi fokus dengan pemekarannya, tapi lebih fokus mengembangkan jaringannya untuk meraup pundi-pundi politiknya,” ucapnya. (Firm)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Bogor