BOGOR, INDONEWS — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Jonggol kembali menjadi sorotan setelah adanya temuan beberapa dapur di bangun diduga tanpa memiliki IPAL.
Salah satunya dapur MBG di Kampung Menan rt 01/05,Desa Sukamaju yang sudah beroperasi meski belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Padahal, tanpa pengelolaan limbah yang sesuai standar, risiko pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan masyarakat menjadi kekhawatiran utama.
IPAL juga merupakan salah satu persyaratan bagi dapur MBG untuk mendapatkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Anehnya, meski dapur MBG tersebut belum memiliki IPAL dapur tersebut tetap beroprasi.
“Pak Ferdi nya enggak ada, lagi umroh. Mungkin hari ini dia pulang. Untuk IPAL memang belum ada, tapi ada penampungannya di sini,” kata security di lokasi dapur.
“Jadi seminggu sekali diangkut busa buahnya, busa sabun kan yang bercampur sama minyak itu,” tambah dia.
Sementara, Kepala Dapur MBG (Makan Bergizi Gratis) atau Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Ferdi saat di konfirmasi melalui pesan Whatsapp tidak menjawab hingga berita ditayangkan. (Jaya)





























Comments