0

BOGOR, INDONEWS – Guna menyongsong Generasi Emas 2045 sebagai generasi yang akan memimpin Indonesia saat peringatan 100 tahun kemerdekaan, tepatnya pada tahun 2045, maka kualitas pendidikan menjadi salah satu prinsip yang harus diperkuat.

Demikian disampaikan Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jayadi, saat ditemui media ini, Selasa (14/4/2026).

Jayadi mengatakan, guna meningkatkan kualitas pendidikan, partisipasi aktif masyarakat dan elemen bangsa lainnya sangat diperlukan.

“Tentunya Visi Indonesia Emas 2045 adalah mewujudkan Indonesia menjadi Negara Nusantara Berdaulat, Maju, dan Berkelanjutan melalui peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Untuk mewujudkannya, kami sebagai tenaga pendidikan butuh peranan masyarakat,” ujar Jayadi.

Menurutnya, masyarakat dan dunia pendidikan tidak bisa dipisahkan. Adapun cara masyarakat berperan di dunia pendidikan antara lain terlibat dalam pengambilan keputusan penting sekolah melalui forum diskusi yang diselenggarakan sekolah dan hal lainnya.

Sementara terkait visi Generasi Emas, Jayadi menekankan pentingnya SDM unggul yang dihasilkan sekolah.

“Saya kira salah satu kunci utama untuk mencapai visi ini adalah pengembangan SDM unggul, mencakup kesehatan, kecerdasan, religiusitas, dan kreativitas,” katanya.

BACA JUGA :  SJS Optimis Masyarakat Sejahtera Jika Dipimpin Bayu-Musa

Jayadi juga menyebutkan, peranan media massa juga tak kalah pentingnya di dunia pendidikan.

Menurutnya, media massa menjadi mitra strategis dalam memajukan pendidikan dengan menyebarkan informasi, mendorong inovasi, meningkatkan keterampilan, dan memfasilitasi partisipasi publik.

“Media diharapkan selalu menyediakan ruang publik untuk berdiskusi, menyampaikan ide, saran, dan kritik yang berkaitan dengan pendidikan,” tegasnya.

Langkah tersebut, imbuhnya, juga memungkinkan partisipasi aktif dari masyarakat dalam memajukan pendidikan.

“Media massa adalah penghubung antara pemangku kepentingan. Media massa dapat menjadi jembatan antara sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk berkolaborasi dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik,” tandasnya. (tin)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Bogor