0

BOGOR, INDONEWS — Sikap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor kembali menjadi sorotan, setelah tidak memberikan penjelasan terkait polemik proyek rekonstruksi Jalan Bohlam-Ciburayut, Kecamatan Cigombong.

Hingga Selasa (18/11/2025) sore, kepala dinas belum juga memberi keterangan resmi meski sebelumnya telah dimintai klarifikasi oleh wartawan.

Konfirmasi pertama dikirim pada Senin (17/11/2025) melalui pesan WhatsApp untuk meminta tanggapan dinas terkait temuan lapangan, mulai dari dugaan tidak adanya pemadatan tanah dasar box culvert, posisi culvert yang miring, sambungan renggang, kebocoran di atas lantai kerja, hingga ambruknya pagar masjid di sekitar lokasi proyek.

Kepala Dinas PUPR hanya memberikan jawaban singkat “Walaikumsalam. Izin mau saya tanyakan dulu ke PPK dan pengawasnya.”

Namun setelah itu, tidak ada kelanjutan jawaban. Hingga lebih dari 24 jam berlalu, kepala dinas tidak memberikan klarifikasi tambahan maupun penjelasan resmi terkait kondisi proyek yang hingga kini semakin dipertanyakan.

Kondisi ini menimbulkan perhatian publik, mengingat temuan yang mengemuka sebelumnya telah memunculkan dugaan adanya ketidaksesuaian teknis dalam pelaksanaan proyek, di antaranya:

  1. Dugaan pemasangan box culvert tanpa pemadatan subgrade lantai kerja (LC).
  2. Posisi box culvert yang tampak miring serta sambungan renggang.
  3. Kebocoran air yang muncul kembali meski area sudah ditutup.
  4. Ambruknya pagar masjid diduga akibat erosi tanah sekitar galian.
  5. Minimnya penggunaan APD oleh pekerja saat pemasangan.
  6. Berhentinya pelaksana lapangan di tengah pekerjaan.
BACA JUGA :  Kavling Shamani Hills Sukaresmi Diguga Belum Memiliki Ijin

Dengan serangkaian temuan tersebut, klarifikasi dari Dinas PUPR menjadi krusial untuk memastikan apakah terdapat pelanggaran spesifikasi teknis, lemahnya pengawasan, atau bahkan kesalahan pada tahap perencanaan.

 

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada pernyataan lanjutan dari pihak Dinas PUPR Kabupaten Bogor maupun PPK terkait proyek. Belum ada pula penjelasan apakah dinas telah melakukan evaluasi internal, inspeksi lapangan, atau audit terhadap pekerjaan yang dibiayai APBD Kabupaten Bogor tersebut.

Ketidakhadiran respons ini memunculkan pertanyaan besar mengenai transparansi dan keseriusan instansi teknis dalam menangani dugaan kegagalan pembangunan.

Ada apa dengan proyek Bohlam-Ciburayut dan mengapa Dinas PUPR belum juga memberikan klarifikasi? Awak media masih berupaya mendapatkan keterangan resmi dan akan melaporkan perkembangan lebih lanjut. (Nur)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Bogor