0

BANGKA, INDONEWS – Meskipun telah ditertibkan berulang kali oleh aparat penegak hukum, aktivitas penambangan ilegal di perairan batu hitam, Mengkubung, Desa Riding Panjang, Kecamatan Belinyu terus berlangsung.

Menyimpulkan dari keterangan salah satu nelayan setempat, ada dugaan keterlibatan oknum baju hijau berinisial Wa yang berjaga di salah satu pos pam, diduga untuk mengamankan aktivitas pertambangan tersebut.

Nelayan tersebut mengungkapkan bahwa oknum tersebut pun ada saat mereka melakukan aksi demonstrasi sebelumnya untuk meminta penghentian aktivitas penambangan ilegal tersebut.

“Ada oknum baju hijau bernama Wa di salah satu pospam, waktu kami demo kemarin-kemarin dia ada sendirian,” Ungkap Nelayan tersebut kepada wartawan, Kamis (9/11/2023).

Oknum tersebut tidak mengambil tindakan apapun untuk menghentikan aktivitas penambangan, meskipun telah ada aksi protes dari masyarakat setempat.

Dikutip dari berita sebelumnya bahwa Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Babel AKBP Indra Feri Dalimunthe sudah menegaskan apabila setelah dilakukan himbauan masih tetap beraktifitas maka akan dilakukan tindakan penegakan hukum lebih lanjut.

Nelayan pun melalui perwakilannya sudah meminta kepada APH terkait untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap operasi tambang ilegal tersebut termasuk menindaklanjuti para oknum pelaku atau koordinator yang menyuruh melakukan aktifitas tersebut. [Tim]

BACA JUGA :  TNI AL Babel Kawal KAS Keliling Bank Indonesia ke Pulau Terpencil

You may also like

Comments

Comments are closed.