BIREUEN, INDONEWS — Dalam suasana penuh khidmat dan kehangatan, UPTD SDN 4 Peusangan, Kabupaten Bireuen, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Rabu (12/11/2025).
Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah tersebut menjadi momentum berharga untuk memperkokoh keimanan, memperbanyak amal, serta meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Maulid kali ini turut diwarnai dengan pemberian santunan kepada puluhan anak yatim, sebagai wujud nyata kepedulian sosial dan kasih sayang kepada sesama.
Kepala Sekolah, Hj. Nursiah, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang berlangsung dengan lancar dan penuh makna.
“Alhamdulillah, peringatan Maulid Nabi di SDN 4 Peusangan tahun ini berjalan dengan baik dan penuh hikmah. Semoga momentum ini menanamkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam hati seluruh peserta didik, guru, dan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Acara turut dihadiri oleh para tokoh agama, kepala desa, komite sekolah, perwakilan Forkopimcam, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen, pihak KUA, kepala sekolah dari berbagai lembaga, insan pers, serta masyarakat Kecamatan Peusangan.
Hj. Nursiah menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan agenda tahunan sekolah yang selalu dilaksanakan dengan semangat kebersamaan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
“Maulid bukan sekadar perayaan, tetapi sarana untuk menghidupkan kembali nilai-nilai kasih, kejujuran, dan keteladanan Nabi Muhammad SAW. Dengan meneladani beliau, kita menanam benih kebaikan untuk masa depan umat,” tambahnya.
Selain menjadi bentuk ibadah dan syiar Islam, kegiatan ini juga berfungsi sebagai wadah pembinaan karakter dan penguatan spiritual bagi peserta didik. Nilai-nilai luhur yang diangkat dalam kegiatan ini antara lain:
* Mengenang dan Meneladani Rasulullah SAW — Sebagai momen memperkuat iman, menumbuhkan semangat berakhlak mulia, dan memperdalam ajaran Islam.
* Menunjukkan Cinta kepada Nabi SAW — Wujud nyata rasa cinta dan penghormatan umat Islam kepada suri teladan sepanjang masa, Rasulullah Muhammad SAW.
Kegiatan yang sarat makna ini mencerminkan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap Nabi Muhammad SAW, sekaligus menjadi langkah nyata dalam membentuk generasi muda yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia.
“Meneladani Rasulullah SAW berarti menanam cahaya dalam hati — cahaya yang menuntun langkah menuju kehidupan penuh berkah dan kebaikan.” (Hendra)





























Comments