SUMEDANG, INDONEWS | Pemerintah Kabupaten Sumedang memastikan akan segera memperbaiki jalan rusak di wilayah Desa Cimanggung sampai Tegalmanggung, Kecamatan Cimanggung, melalui program pemeliharaan jalan tahun anggaran 2025.
Perbaikan difokuskan pada titik-titik yang mengalami kerusakan cukup parah, terutama di Dusun Selacau Desa Cimanggung.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumedang, Andri Indra, mengatakan anggaran pemeliharaan jalan tersebut telah masuk dalam pos belanja murni tahun ini senilai sekitar Rp200 juta.
“Sudah masuk anggaran murni tahun ini untuk pemeliharaan jalan, nilainya sekitar Rp200 juta,” ujar Andri di Jatinangor, belum lama ini.
Ia mengungkapkan, dengan keterbatasan anggaran, pihaknya belum bisa melakukan perbaikan total di seluruh ruas jalan Cimanggung. Oleh karena itu, prioritas akan diberikan pada jalur yang tingkat kerusakannya paling krusial dan membahayakan keselamatan warga.
“Kita akui dengan anggaran yang terbatas, tidak bisa memperbaiki total seluruh ruas jalan. Tapi kita akan lakukan pemeliharaan, terutama untuk jalan-jalan yang rusaknya cukup parah,” ungkapnya.
Andri memastikan pengerjaan fisik akan segera dimulai, dengan target pelaksanaan pada bulan depan. Ia berharap tidak ada hambatan berarti selama proses pengerjaan berlangsung.
“Insya Allah bulan depan kita mulai kerjakan. Semoga semuanya lancar dan berjalan sebagaimana mestinya,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua BPD Desa Cimanggung Yayan Suryana mengatakan anggaran 200 juta tidak akan cukup untuk memperbaiki jalan Cimanggung menuju Sindulang yang mencapai 1,3 Kilo meter. Anggaran itu hanya cukup untuk menambal jalan yang berlubang itu pun tidak akan kuat lama.
“Dulu juga, anggaran untuk jarak 1 kilo meter itu, menghabiskan Rp1.5 Miliar, itu harga di tahun lalu. Mungkin tahun ini, jika semua diperbaiki rabat beton dari Depan SMP Al Amah sampai Sindulang memerlukan anggaran sekitar 2 M,” tandasnya.
Seperti diketahui, jalan penghubung di wilayah Desa Cimanggung telah lama menjadi sorotan warga karena kerusakannya yang cukup parah dan dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua saat hujan turun. Masyarakat pun menyambut baik rencana perbaikan ini dan berharap pengerjaan dilakukan dengan kualitas yang baik serta tahan lama.





























Comments