0

SUMEDANG, INDONEWS | Pemerintah Desa Cibeusi, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, menyalurkan insentif kepada Ketua RT, Ketua RW, BPD, dan anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) se-Desa Cibeusi di Aula Desa Cibeusi, Selasa (30/6/2026).

Kepala Desa Cibeusi, H. Jajang, mengatakan penerima insentif terdiri atas 45 Ketua RT, 14 Ketua RW, dan 15 anggota Linmas serta anggota BPD. Insentif tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah desa atas pengabdian mereka dalam membantu penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan kepada masyarakat, serta menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

“Insentif ini bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak dan Retribusi. Mudah-mudahan dapat menambah semangat RT, RW, dan Linmas dalam menjalankan tugasnya melayani masyarakat,” ujar H. Jajang.

Selain menyerahkan insentif, H. Jajang juga menyampaikan sejumlah pesan penting kepada seluruh RT, RW, dan anggota Linmas agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi keamanan di lingkungan masing-masing.

Ia menyinggung kasus dugaan kekerasan dan penyekapan yang dilakukan oleh Taufik Hidayat di wilayah Cinunuk, Kabupaten Bandung. Menurutnya, peristiwa tersebut harus menjadi pelajaran bagi seluruh aparatur kewilayahan agar lebih aktif melakukan pengawasan terhadap lingkungan, terutama terhadap warga pendatang yang mengontrak maupun indekos.

BACA JUGA :  44 Kepala Keluarga Masyarakat Desa Sagoe Peusangan Terima BLT Tahun 2023

“Kami mengimbau kepada seluruh RT, RW, dan Linmas agar lebih intensif memantau lingkungan. Kenali warga yang datang dan tinggal di wilayah masing-masing, khususnya penghuni rumah kontrakan maupun rumah kos, sehingga potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini,” katanya.

Ia juga menegaskan pentingnya penerapan aturan wajib lapor 1×24 jam bagi setiap tamu maupun pendatang yang tinggal di lingkungan Desa Cibeusi. Menurutnya, aturan tersebut merupakan salah satu langkah preventif untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat.

“Aturan wajib lapor 1×24 jam harus benar-benar dijalankan. Dengan pendataan yang baik, pemerintah desa bersama RT, RW, dan Linmas dapat lebih mudah melakukan pengawasan. Kami berharap kejadian seperti yang terjadi di Kabupaten Bandung tidak sampai terjadi di Kabupaten Sumedang, khususnya di Desa Cibeusi,” tegasnya.

Selain persoalan keamanan, H. Jajang juga mengajak seluruh Ketua RT, RW, dan anggota Linmas untuk terus menggalakkan budaya gotong royong melalui kegiatan kerja bakti dan bersih-bersih lingkungan.

Menurutnya, lingkungan yang bersih dan tertata tidak hanya menciptakan kenyamanan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu upaya menjaga kesehatan dan mempererat kebersamaan antarwarga.

BACA JUGA :  Musrenbang Menyerap Aspirasi Masyarakat Cilaku

“Pemerintah Desa Cibeusi berharap seluruh RT, RW, dan Linmas terus menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kebersihan lingkungan demi terwujudnya Desa Cibeusi yang aman, nyaman, bersih, dan kondusif,” pungkas H. Jajang. (imn/*)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Wajah Desa