BOGOR, INDONEWS – Soal menjaga lingkungan, Desa Tegal, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor memiliki kegiatan positif yang patut diacungi jempol.
Ya, desa ini secara rutin setiap hari Sabtu mengadakan gotong royong serentah bersih bersih lingkungan desa.
Dengan slogan “Bersih Desanya, Sehat Warganya”, selain merawat lingkungan tetap terjaga kebersihannya, Desa Tegal juga menanamkan kecintaan terhadap tanah air.
“Dengan menjaga kebersihan lingkungan, maka itu sebagai wujud cinta kita pada tanah air. Kebersihan lingkungan tentunya juga banyak manfaatnya, selain terhindar dari berbagai ancaman penyakit, ini juga bentuk ibadah kita,” ungkap Kepala Desa Tegal, Omat Jayadi Hati Sos., di kantornya, Senin (17/11/2025).
Omat menuturkan, di musim penghujan seperti saat ini, salah satu ancaman kesehatan yang kerap terjadi adalah Demam Berdarah Dengue atau DBD yang disebabkan infeksi virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti betina.
“Biasanya, nyamuk Aedes cepat menyebar pada selokan-selokan kotor atau kubangan air. Maka melalui kerja bakti bersih-bersih lingkungan, diharapkan ancaman DBD bisa terantisipasi,” jelasnya.
Rawat Budaya Gotong Royong
Selain menjaga kebersihan dan kesehatan, Omat menjabarkan jika kegiatan rutin hari Sabtu ini juga sebagai bentuk merawat budaya gotong royong di masyarakat, yang kini mulai berkurang.
“Nah manfaat gotong royong ini banyak sekali, antara lain mempererat kebersamaan dan persatuan, meningkatkan solidaritas dan kepedulian sosial, membuat pekerjaan lebih ringan dan cepat selesai, serta menjaga kelestarian tradisi dan identitas budaya,” ungkap Omat.
Melalui kegiatan ini, Omat mengaku ingin terus memupuk rasa kekeluargaan, efisiensi, dan rasa tanggung jawab bersama antara aparatur desa dan masyarakat.
“Saya mengajak aparatur desa dan masyarakat untuk terus membangun ikatan kerja sama dan mempererat silaturahmi antarwarga demi memperkuat rasa persatuan dan kesatuan. Gotong royong dapat menumbuhkan rasa kepedulian dan simpati terhadap sesama, serta memupuk sikap saling membantu dan kekeluargaan,” pungkasnya. (didi)





























Comments