BIREUEN, INDONEWS | Betahun lamanya gedung labortorium di UPTD SDN 7 Jeunieb Bireuen yang dibangun pemerintah dalam keadaan kosong.
Kondisi ini sangat memperhatinkan dan disayangkan pihak sekolah. Seharusnya bangunan tersebut bisa dipergunakan setiap harinya untuk aktivitas siswa dan siswi sebagai ruang praktek maupun ruang pembelajaran komputer.
Kepala Sekolah UPTD SDN 7 Jeunieb, Tati S.Pd., SD., Selasa (21/5) menjelaskan, ruang labortorium dibangun tanpa ada isinya.
“Mungkin saja pada saat itu hanya bangunan saja dibuat sesuai anggaran yang ada. Namun kita pihak sekolah juga sangat menyayangkan, mestinya untuk tahap kedua diberikanlah bantuan alat labortorium atau mungkin pengadaan alat komputer, supaya bangunan itu bisa kita pergunakan untuk proses pembelajaran siswa dan siswi, tidak seperti yang terjadi saat ini,” paparnya.
Bangunan kosong itu, kata Tati, untuk sementara waktu dijadikan gudang oleh pihak sekolah, terlebih letak gedung disamping pintu masuk sekolah.
Pihaknya berharap kepada pemerintah melalui Disdikbud Bireuen dapat membantu mereka berupa bangunan pagar dan paping blok karena saat musim hujan kondisi lingkungan sekolah selalu saja becek atau banjir.
“Lagi pula sekolah kami letaknya di pinggir jalan desa,” tutupnya. (Hendra)





























Comments