Permudah Akses Layanan di Gang Sempit
DEPOK, INDONEWS — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok resmi memperkenalkan tiga unit motor sedot tinja yang dirancang khusus untuk menjangkau kawasan padat penduduk dan gang-gang sempit yang sebelumnya tidak dapat diakses oleh truk penyedot.
Kepala DPUPR Kota Depok, Citra Indah Yulianty, menyampaikan bahwa motor sedot tinja tersebut memiliki kapasitas 500 liter dan mampu melayani hingga dua rumah dalam satu kali operasi.
Kehadiran armada ini dinilai mempermudah masyarakat yang tinggal di lingkungan padat.
“Warga Depok yang rumahnya berada di gang sempit kini tidak perlu khawatir. Motor sedot tinja ini dapat masuk ke lokasi yang sebelumnya sulit dijangkau. Tarif retribusi kategori sosial tetap terjangkau, hanya Rp150.000,” ujar Citra, melalui unggahan di media sosial, Selasa (18/11/2025).
Program ini merupakan langkah Pemerintah Kota untuk meningkatkan kualitas sanitasi serta mencegah risiko kesehatan dan lingkungan, seperti: Menekan potensi stunting; Mencegah pencemaran lingkungan; Mengurangi penyebaran bakteri E.coli dari limbah domestik.
Dengan armada yang lebih fleksibel, masyarakat dapat memperoleh layanan penyedotan tinja dengan lebih cepat dan efektif.
Citra juga menambahkan bahwa pihaknya telah mengajukan penambahan armada kepada Walikota Depok, Supian Suri, agar layanan motor sedot tinja dapat menjangkau seluruh 63 Kelurahan di Kota Depok.
“Kami berharap dukungan dari Bapak Walikota agar pengadaan armada tambahan bisa direalisasikan, sehingga pelayanan sanitasi dapat semakin merata,” imbuhnya.
Respons Positif
Inovasi ini mendapat tanggapan baik dari masyarakat, termasuk di media sosial. Banyak warganet menilai langkah DPUPR sebagai terobosan yang meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kebersihan lingkungan.
Beberapa akun memberikan apresiasi :
“Mantap Bu Kadis PUPR, sehat selalu dan terus tingkatkan pelayanan masyarakat dengan program-programnya.”
“Mantap Bu Kadis PUPR, semakin luas melayani warga dengan adanya armada yang bisa masuk gang-gang di seluruh Depok.” (gustini)





























Comments