LAMPUNG UTARA, INDONEWS – Masyarakat Lampung Utara Peduli Pendidikan atau yang biasa disebut MLUPP beraudensi dengan Bupati Lampung Utara, Budi Utomo, Selasa (18/7/2023).
Perwakilan MLUPP, Adi mengaku, pertemuan dirinya bersama rekan-rekan dengan bupati di rumah dinas bupati membahas sejumlah permasalahan terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2023 di Kabupaten Lampung Utara Lampung.
“Alhamdulillah hari ini MLUPP telah melakukan audensi dengan Bupati Lampung Utara untuk membahas terkait carut marutnya PPDB 2023 di Kabupaten Lampung Utara,” ujar Adi.
Dalam audiensinya, Adi mengatakan, pihaknya meminta agar bupati dapat segera mungkin menerbitkan perbub mengatur perpindahan penduduk atau kartu keluarga.
“Kami mendorong Bupati Lampung Utara menerbitkan atau membuat perbub mengatur perpindahan penduduk (KK), agar tidak ada kecurangan dalam administrasi dalam PPDB kedepannya dan penggunaan piagam ASPAL (Asli Tapi Palsu),” jelas Adi.
Adi menduga, selama ini mekanisme PPDB Baru di Lampung Utara tahun dengan menggunakan sistem zonasi membuat sebagian besar orangtua kesulitan untuk menyekolahkan anak-anak mereka. Terlebih yang berada jauh dari pusat kota.
Sehingga praktik kecurangan banyak terjadi dilakukan sebagian oknum orangtua demi anak mereka bisa bersekolah, salah satunya penggunaan piagam palsu pada jalur prestasi dan menggunakan KK orang lain atau dengan kata lain perpindahan KK.
Adi mengemukakan, Bupati Lampung Utara Budi Utomo telah menampung segala bentuk aspirasi yang disampaikannya bersama teman-teman dari aliansi lembaga MLUPP.
“Alhamdulillah tadi bapak bupati telah mendengar aspirasi kita dan akan segera menindaklanjuti serta mempertimbangkan perbub dalam mengatur perpindahan penduduk dengan dinas terkait. Bahkan beliau juga mengatakan akan menyurati DPR-RI agar PPDB di Lampung Utara lebih baik lagi kedepannya,” pungkas Adi, mengutarakan hasil pertemuannya dengan bupati. (Andre)





























Comments