JAKARTA, INDONEWS – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Bintang Muda Indonesia DKI Jakarta menyampaikan perhatian serius terhadap dinamika yang berkembang terkait kasus yang melibatkan Amsal Sitepu dan Said Didu.
Dalam siaran persnya, Bintang Muda Indonesia menyebutkan, peristiwa ini tidak hanya menjadi sorotan publik, tetapi juga mencerminkan kondisi yang lebih luas terkait ruang kebebasan berpendapat, keadilan, serta penghargaan terhadap kontribusi individu di tengah masyarakat.
“Dalam konteks ini, kami ingin menegaskan bahwa para pekerja ekonomi kreatif (ekraf) selama ini kerap berada dalam posisi yang kurang mendapatkan penghargaan yang layak,” tulisnya, dalam siaran pers yang diterima media ini, Minggu (5/4).
Padahal, tambahnya, sektor ekonomi kreatif merupakan salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, inovasi, serta identitas budaya bangsa.
“Banyak pekerja ekraf yang telah berkontribusi secara nyata, namun masih menghadapi tantangan berupa minimnya pengakuan, perlindungan, dan dukungan yang memadai,” katanya.
“Kami menilai bahwa kasus yang berkembang saat ini harus menjadi momentum refleksi bersama, bahwa setiap individu, termasuk para pekerja ekraf, berhak mendapatkan penghormatan atas karya, gagasan, dan perannya di ruang publik.”
“Sudah saatnya ekosistem ekonomi kreatif dibangun dengan lebih adil, inklusif, dan menghargai setiap pelaku di dalamnya,” tegas Kepala Badan Ekonomi Kreatif & Pembinaan UMKM DPD BMI DKI Jakarta, H. Pribadi.
Pihaknya juga menegaskan pentingnya penegakan hukum yang transparan, objektif, dan berkeadilan dalam menyikapi kasus yang ada.
“Semua pihak harus mendapatkan perlakuan yang setara di hadapan hukum, tanpa adanya diskriminasi atau tekanan dari pihak manapun,” ujarnya.
Secara khusus, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kawendra Lukistian selaku Ketua Umum Gekrafs atas komitmennya dalam memperjuangkan aspirasi pekerja ekonomi kreatif.
“Kepemimpinan yang berpihak pada pelaku ekraf sangat dibutuhkan untuk memastikan bahwa suara mereka didengar dan dihargai secara layak. Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menciptakan ruang yang sehat, saling menghormati, serta mendukung keberlangsungan sektor ekonomi kreatif yang berkeadilan,” tandasnya. ***





























Comments