0

BEKASI, INDONEWS | Kebaran terjadi di RT 09, RW 08, jalan Setia I.S, Kelurahan Jaticempaka, Kecamatan Pondokgede, Sabtu (8/6).

Insiden diduga akibat adanya konsleting listrik bengkel mobil dan funiture yang bersebelahan dengan titik kebaran tersebut.

Salah satu korban kebakaran sekaligus salah pihak bengkel BMW, Rafi menduga, kebakaran datang dari arah belakang atau pengrajin kayu akibat konsleting listrik dan menyebar lewat kayu sehingga dengan cepat merembat ke bangunan lain.

“Memang anginnya begitu kencang. Posisi saya ada di bengkel dan langsung menyelamatkan sparepart serta barang-barang pribadi saya yang sudah sebagian hangus terbakar,” jelas Rafi.

Sementara Kepala Regu Pemadam Kebakaran, Abdul Aziz menjelaskan, penyebab awal kebakaran berdasarkan keterangan warga diduga dari pabrik meubel karena ada bahan yang mudah terbakar, bahan kimia seperti thinner dan merembet ke bengkel mobil.

“Antara bengkel dan pabrik meubel itu berdekatan. Lokasinya sulit dijangkau damkar. Kita sudah berusaha memadamkan api,” kata Azis.

Untuk memadamkan api, pihak damkar sendiri menerjunkan 4 armada dari beberapa sektor terdekat lokasi kejadian.

BACA JUGA :  Universitas Terbuka Bandung Selenggarakan Wisuda Daerah Periode 1

“Harapan kami bagi perusahaan yang bergerak dibidang usaha seperti ini, baik meubel atau perbengkelan yang memang menaungi bahan mudah terbakar agar melaporkan diri setidaknya kepada dinas pemadam kebakaran agar inventarisir pada saat terjadinya kebakaran itu lebih mudah,” pungkasnya.

Sekertaris RT 09, RW 08, Dwi Astuti mengaku belum mengetahui pasti penyebab kebakaran. Namun demikian, ia mengimbau warga untuk waspada dengan musibah kebakaran dengan mengontrol listrik tabung gas, kompor dan lainnya. (Supri)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Pendidikan