0

SUMEDANG, INDONEWS.COM | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumedang, Lady Puspita, menyampaikan keprihatinannya terkait maraknya baligo dan sapanduk yang dipasang di wilayah jatinangor terutama di sekitar gerbang kampus Universitas Padjadjaran (Unpad) Jatinangor.

Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Sumedang ini meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumedang untuk segera mengambil tindakan tegas dan menertibkan keberadaan baliho-baliho tersebut.

Menurut Lady Puspita, keberadaan baliho teraebut tidak hanya merusak estetika lingkungan dan jalan utama, tetapi juga berpotensi mengganggu ketertiban umum dan keselamatan pengguna jalan.

“Misal Pemandangan di depan gerbang Unpad saat ini kurang tertata dengan baik akibat banyaknya baliho yang berdiri belum tentu ber izin. Ini tentu memberikan kesan yang kurang baik juga mengganggu kenyamanan,” ujarnya saat dihubungi via telephon, Selasa (8/4/2025).

Lebih lanjut, Lady Puspita menekankan bahwa penertiban reklami ini penting untuk menegakkan peraturan daerah (Perda) K3 dan bisa menambah pendapatan bagi.pemda. Ia meminta Pemda Sumedang, melalui dinas terkait, untuk segera melakukan inventarisasi dan memberikan teguran kepada pemilik baliho apabila pemasanganya tidak sesuai aturan. Jika tidak ada respons, tindakan pembongkaran harus segera dilakukan.

BACA JUGA :  Heri Ukasah Sosialisasikan Perda Perlindungan Anak dan Perempuan di Tanjungsari

“Kami di DPRD akan terus mengawasi dan mendukung langkah-langkah Pemda dalam menata wilayah jatinangor dan cimanngung. Kami berharap lingkungan kembali tertata rapi dan memberikan kesan yang positif,” tegasnya.

Lady Puspita juga mengimbau kepada masyarakat dan para pelaku usaha untuk mematuhi peraturan yang berlaku terkait pemasangan reklame dan baliho. Ia berharap sinergi antara Pemda, DPRD, dan masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik dan tertib di Kabupaten Sumedang.

You may also like

Comments

Comments are closed.