0

TUBABA, INDONEWS – Seorang kakek asal Tiyuh Gedung Ratu, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Sunardi mendadak viral lantaran video dirinya membelanjakan uang mainan di sebuah pusat pembelanjaan tersebar di sejumlah media sosial.

Kakek berusia 73 tahun itu awalnya membelanjakan uang mainan, lalu warga yang mengetahui menolak dan mengembalikannya.

Dalam video viral itu, saat ditanya warga kakek Sunardi mengaku uang tersebut didapatkan dari upah kerjanya menebang tebu di PT. Indo Lampung, Tulang Bawang.

Ketika itu juga ada warga yang memvideokan, lalu diunggah ke sosial media Tik-Tok. Sekejap tayangan Tiktok tersebut viral sehingga menjadi perbincangan netizen dan warga.

Akibat viral, petugas kepolisian akhirnya menyelidiki kebenarannya. Awalnya kakek Sunardi masih mengaku mendapat uang itu dari seorang mandor PT. Indo Lampung, namun saat penyelidikan lebih dalam akhirnya dia mengakui bahwa uang mainan itu ditemukan dia dijalan.

Lantaran sudah terlanjur viral, bahkan diketahui Baim Wong yang merupakan artis ibukota, akhirnya dia memutuskan menyambangi kakek Sunardi pada Selasa, 21 Juni, 2022.

BACA JUGA :  Polres Bireuen Musnahkan Barang Bukti Ganja 26.475 Gram

Saat berbincang bersama Baim Wong di taman sehati komplek uluan nughik, Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, kakek Sunardi mengaku tidak menyangka perihal yang dialaminya bakal buming dan viral.

“Pertama-tama tadi sama mas Baim wong do’a supaya urusan aku cepat selesai, terus dia mengajak bersaudara, lalu kalau ada apa-apa nanti Insyaallah dia membantu,” kata kakek Sunardi usai berbincang dengan Baim Wong.

Meski sudah berbincang-bincang langsung, kakek Sunardi tidak mengetahui bahwa Baim Wong iyalah artis ibukota ternama.

“Enggak tahu aku, awalnya sewaktu datang aku deg-degan kok masih ada yang tanya-tanya,” ujarnya.

Terungkapnya kebenaran itu, banyak masyarakat yang menyayangkan kejadian ini. Kini kakek Sunardi tersebut telah meminta maaf atas perihal tersebut. (Andre)

You may also like

Comments

Comments are closed.