Aulia Zulkarnain: Mengukur Kompetensi Nyata Siswa dan Siswi
BOGOR, INDONEWS – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bina At-Taufiq menggelar Tes Kemampuan Akademik (TKA) dengan dihadiri Tenaga Pendidikan (Tendik) PDPK Paud Dikmas Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Ketua PKBM, tutor dan siswa siswi PKBM Bina At-Taufiq, serta UPK.
Kegiatan dilaksanakan selama dua hari, terhitung sejak 13 sampai 16 April 2026, di Jl. H. Mawi Gg. Serius, RT 01, RW 04, Desa Waru, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Selasa (14/4/2026).
TKA tidak wajib bagi semua siswa dan tidak menentukan kelulusan, melainkan bersifat opsional untuk mengukur kemampuan akademik.
TKA umumnya ditujukan bagi siswa siswi tingkat akhir Paket A, B, dan C sebagai bekal seleksi ke jenjang berikutnya.
PKBM Bina At-Taufiq mengikuti gelombang III ujian TKA Paket B yang dilaksanakan selama 3 hari, yaitu dari tanggal 13 hingga 16 April 2026 yang diikuti 48 siswa siswi.
Setelah ujian, Pelaksana Tendik PDPK Paud Dikmas Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Deni Suryono memaparkan tujuan TKA, yakni merupakan penilaian individual untuk mengukur capaian akademik siswa.
“Walau pun TKA tidak bersifat wajib, akan tetapi itu nantinya menjadi tolak ukur kemampuan dari hasil pembelajaran,” kata Deni Suryono.
Di tempat sama, Ketua PKBM Bina At-Taufiq, Aulia Zulkarnain menerangkan, dalam konteks gagasan pendidikan, TKA bukan sekadar alat evaluasi, tetapi merupakan sarana untuk mengukur sejauh mana peserta didik memahami materi secara mendalam, mampu berpikir kritis serta siap melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya atau dunia kerja.
“TKA menjadi penting karena ia menggeser paradigma dari sekadar ‘lulus’ menjadi ‘mampu’,” kata pria yang akrab disapa Aul.
Aul menambahkan, seberapa urgensi TKA di PKBM At-Taufiq, yaitu untuk mengukur kompetensi nyata peserta didik PKBM At-Taufiq berasal dari latar belakang yang beragam.
TKA membantu memastikan bahwa setiap peserta memiliki standar kemampuan yang setara, meskipun jalur pendidikannya berbeda.
“Tujuannya adalah meningkatkan kualitas PKBM Bina At-Taufiq. Dengan adanya standar seperti TKA, PKBM At-Taufiq tidak hanya menjadi tempat belajar alternatif, tetapi juga lembaga yang mampu menghasilkan lulusan berkualitas dan kompetitif,” tandasnya. (Nurman N)





























Comments