BIREUEN, INDONEWS | Pengurus Kabupaten Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia – Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Bireuen menggelar Konferensi Daerah (Konferda) IV pada Sabtu, 3 Mei 2025, di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bireuen.
Konferda kali ini mengusung tema “IGTKI-PGRI Sebagai Organisasi Profesi Bersatu dalam Mewujudkan Kepemimpinan Transformasional pada Pendidikan Anak Usia Dini.” Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Disdikbud Bireuen, Zamzami, S.Pd., M.M., mewakili Kepala Dinas.
Dalam sambutannya, Zamzami menyampaikan bahwa terbentuknya kepengurusan IGTKI-PGRI di tingkat kabupaten diharapkan mampu menjadi wadah strategis bagi guru TK dalam meningkatkan kompetensi, kesejahteraan, serta mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi dalam dunia pendidikan anak usia dini.
Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Bireuen, Sri Wahyuni, yang merupakan Kepala TK Permata Bakti, melalui Sekretaris Panitia, Jurainidar H., S.Pd., Kepala UPTD TK Negeri Kasih Ibu Kecamatan Jangka menyampaikan bahwa kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua IGTKI Provinsi Aceh, Ratna Sariwangsa, S.Pd.AUD, sebagai pengawas sekaligus pendamping jalannya konferensi dan pemilihan kepengurusan baru IGTKI-PGRI Bireuen periode 2025-2030.
Sebanyak 400 peserta dari delapan kecamatan se-Kabupaten Bireuen mengikuti kegiatan tersebut, yang terdiri dari kepala TK dan guru TK.
Selain agenda utama pemilihan kepengurusan baru, konferensi ini juga menghadirkan narasumber akademisi, Dr. Sari Rizki, M.Si, Dekan Universitas Almuslim Peusangan.
Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya kepemimpinan transformasional dalam dunia pendidikan, khususnya dalam mengelola pendidikan anak usia dini agar lebih adaptif dan inovatif.
Jurainidar berharap kepengurusan yang terpilih nantinya dapat terus menjaga eksistensi organisasi, konsisten menjalankan program-program strategis, serta berkomitmen meningkatkan mutu dan profesionalisme para guru TK di Kabupaten Bireuen. (Hendra)





























Comments