0

BIREUEN, INDONEWS – Dalam rangka mencegah kelumpuhan seumur hidup, sulit bernafas, bahkan kematian bagi anak berumur 0 sampai 13 tahun yang diakibatkan virus polio, UPTD Puskesmas Kuala Bireuen berhasil melakukan Vaksin 79,4 persen.

Meskipun demikian, pihak puskesmas terus mengajak para orangtua untuk membawa anaknya ke Posyandu dan sekolah agar dilakukan vaksin polio.

Hal ini dikatakan Kepala UPTD Puskesmas Kuala, Husaini SKM Kepada Media-IndoNews.com, Senin (26/12/2022).

“Masyarakat diminta juga untuk mendukung program vaksin polio. Selanjutnya mulai Senin tanggal 26-30 Desember 2022, puskesmas Kuala Bireuen melakukan sweeping didampinggi camat, danramil, polsek dengan sasaran desa dan sekolah,” katanya.

“Perlu kita ketahui bersama, virus polio sering kali menjangkiti balita atau anak berusia di bawah 5 tahun, terutama apabila belum melakukan vaksinasi polio. Namun, bukan tidak mungkin polio juga dapat dialami oleh orang dewasa,” tambahnya.

Ia menjelaskan, penyebab polio adalah virus yang memiliki nama serupa, yaitu poliovirus. Virus polio tersebut dapat menyerang manusia melalui rongga mulut serta hidung. Kemudian, virus akan memasuki aliran darah sehingga mengakibatkan kerusakan pada saraf.

BACA JUGA :  Bantu Kebutuhan Masyarakat Jelang Lebaran, Polres Tulang Bawang Barat Gelar Bazar Pasar Murah

“Penularan polio ini rentan terjadi apabila seseorang melakukan kontak langsung dengan tinja dan cairan tubuh penderitanya. Selain itu, polio juga dapat ditularkan melalui makanan serta minuman yang terkontaminasi virus polio,” tandasnya. (Hendra)

You may also like

Comments

Comments are closed.