0

BEKASI, INDONEWS | Buka puasa bersama di kediaman Ketua Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM) H. Umar Key, Perumahan Bina Lindung Kelurahan Jaticempaka, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi dihadiri para ormas, baik dari Bekasi maupun dari Jakarta, Selasa (25/3).

Acara juga dimeriahkan musik oleh band Corona dengan tembang lagu religius dan diikuti lantunan lagu dari para tamu, sehingga suasana lebih meriah.

Ketua FPMM, H. Umar Key mengatakan, organisasi ini dibentuk pada tanggal 10 bulan Oktober 2010 dengan tujuan terkait pendidikan.

“Acara ini menjadi rutinitas kita, hampir 15 tahun setiap bulan puasa kita laksanakan. Berbuka puasa bersama masyarakat juga untuk membangun solidaritas sesama pemuda. Kami adalah para pendatang yang tujuannya mencari pekerjaan, kami masyarakat Maluku tahu betul bahwa kami tinggal di Jakarta dan di tanah Betawi,” paparnya.

Maka, tambahnya, silaturahmi ini bertujuan untuk membangun komunikasi.

“Kami ada di perbatasan Bekasi dan Jakarta Timur, maka malam ini dihadiri oleh Pemerintah Kota Bekasi. Kami juga sudah diterima di pulau Jawa, pulau Sumatera, Kalimantan dan Alhamdulillah semuanya tetap bersatu,” katanya.

BACA JUGA :  Bentuk Syukur, Christin Novalia Simanjuntak Inisiasi Bazar Sembako Murah

Ia berharap kesadaran masyarakat Maluku dan Maluku Utara sehingga tidak ada lagi perdebatan mengingat saat ini mempunyai kepemerintahan baru.

“Harapan saya ke depan seluruh masyarakat Maluku dan Maluku Utara tetap menjalin kekompakan, bahwa kita bersaudara,” ucap Umar Key.

Sementara Sekretaris FPMM, Mansyur menjelaskan, acara ini dipadukan  dengan Pemerintahan Propinsi Maluku dan Maluku Utara, sekaligus mengundang seluruh ormas, OKP, dan paguyuban di Jakarta dan Kota Bekasi.

“Undangan ini kami sampaikan juga kepada para ulama, karena kegiatan ini sudah kita lakukan rutin setiap tahunnya,” katanya.

Ketua DPW FKMM Jakarta, Murad Malawat menyebutkan, kolaborasi dari Jakarata dan Bekasi untuk membantu pemerintah di Maluku dan Maluku Utara.

“Kita adakan acara ini tiga bulan sekali dengan memberikan santunan kepada anak yatim piatu sebanyak 150 orang, dan kemaren sebelum UAS datang pada puasa minggu kedua memberikan santunan kepada anak yatim sebanyak 100 orang,” jelasnya.

Murad Mulawat mengajak semua ormas dan OKP untuk memperkuat sinergitas, sehingga pihaknya selalu mengundang ormas, di Jakarta maupun di Bekasi dan tokoh Maluku di Jabodetabek.

BACA JUGA :  Upaya Banding Mantan Sekjen Mendagri, Kuasa Hukum: PTUN Jakarta Berwenang Mengadili

Ditengah acara, anak-anak yatim piatu selalu dikumpulkan untuk diberikan santunan oleh ketua umum yang diangkat sebagai bapaknya yayasan yatim.

“Santunan oleh ketua umum kita bukan hanya di bulan puasa, namun di bulan biasa juga. Kemudian beliau rutin berkunjung ke yayasan yang menaungi anak yatim,” jelasnya.

Buka puasa ini dihadiri para pejabat dari Maluku, Wakil Walikota Bekasi Harris Bobiho, Kapolres Jakarta Timur Kombes Lilipaly, Kapolsek Kramat Jati, Koramil 02 Pondokgede Achmad, Kapolsek Pondokgede Kompol Bambang S, tokoh masyarat Maluku, tokoh agama, ormas GMBI, Forkabi, Grib, Laskar Merah Putih, Kembang Latar, PP dan lainnya.

Sebelum buka puasa, diadakan tausiah agama dengan tema “Pentingnya Berpuasa di Bulan Ramadhan”, dan dilanjutkan dengan ceramah oleh Ustaz Tile. (Supri)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Ragam