BEKASI, INDONEWS | Pemilihan kepala daerah (pilkada) akan dilaksanakan November 2024. Di Kota Bekasi, saat ini persaingan antar calon walikota sudah mulai tercium demi menahkodai Kota Bekasi periode 2024-2029.
Sejumlah nama calon pun sudah bermunculan. Salah satunya Sirojuddin Arusy dan Ida Laniari sebagai bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi 2024-2029 jalur perseorangan atau independen.
“Saya mencalonkan sebagai Wali Kota Bekasi untuk melanjutkan perjuangan yang belum selesai. Tiga kali mencalonan saya pada Pileg DPRD Kota Bekasi gagal terus, mungkin takdir saya bukan jadi dewan, tapi jadi wali kota. Mungkin inilah jalan saya untuk terus maju di Pilkada nanti. Pastinya pengalaman sudah saya jalani, tinggal melanjutkan saja,” kata Arusy, Jumat (19/4).
Ia sendiri merupakan politisi dan akademisi yang sudah lama berkecimpung di dunia politik. Ia juga tercatat sebagai akademisi atau dosen di salah satu universitas.
“Sebetulnya yang berat buat saya bukan berkompetisi dengan mereka para calon dari partai, tapi yang paling berat adalah syarat administrasi calon independen, karena harus mendapat dukungan dari masyarakat Kota Bekasi sebesar 6,5% dari DPT. DPT kita kira-kira 1.800.000 sekian, berarti 6,5% itu sekitar 117-120.000 pendukung,” ungkapnya.
Ia juga mengungkapkan visi dan misi, yakni ingin Kota Bekasi maju, masyarakatnya sejahtera, seperti yang tertuang dalam slogan MAJU, yakni Maju, Agamis, Jjasa dan Unggul.
“Jadi ada 4 misi secara garis besar dalam program Kota Bekasi MAJU ini, yaitu bidang pendidikan, infrastruktur, SDM pelayanan dan kesejahteraan. Kemudian masyarakat Bekasi agamis, artinya masyarakatnya taat menjalankan ajaran agama sesuai dengan keyakinan masing-masing. Beragama, bertoleransi itu bagus sehingga saya ingin Kota Bekasi benar-benar menjadi kota maju, modern dan agamis. Ini cita-cita saya melanjutkan perjuangan yang belum terselesaikan,” ungkapnya lagi.
Melalui jalur independen, dirinya juga optimis masyarakat memberikan kepercayaan untuk 5 tahun ke depan.
“Mari Kota Bekasi ini kita jadikan aparaturnya yang benar-benar menjalankan kehidupan bernegara dengan baik dan menjalankan ajaran agama dengan baik. Alhamdulillah ada dukungan dari para ulama, para ustaz, para habib, dan para tokoh masyarakat. Mereka memberikan saya kesempatan untuk maju sebagai Calon Wali Kota Bekasi periode 2024-2029 dari jalur independen, yang tidak terikat partai,” katanya. (Supri)





























Comments