0

SUMEDANG, INDONEWS | Anggota DPRD Sumedang, Sonia Sugian, melakukan kunjungan ke Mesir untuk memenuhi undangan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kairo, Senin (13/4/2026). Kunjungan ini diisi dengan dialog bersama ratusan mahasiswa Indonesia yang menempuh studi di Universitas Al-Azhar.

Dalam forum bertajuk “Kiprah Perempuan Politik”, Sonia mengajak mahasiswa untuk mengubah cara pandang dan mengambil peran sebagai penggerak menuju visi Indonesia Emas 2045. Dialog tersebut turut dihadiri Duta Besar RI untuk Mesir, Kuncoro Giri Waseso, beserta jajaran diplomat.

Sonia menyoroti kecenderungan sebagian mahasiswa yang enggan kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan studi. Menurut dia, kenyamanan hidup di Mesir (ditunjang biaya pendidikan gratis, beasiswa penuh, serta biaya hidup yang relatif terjangkau, red) menjadi faktor utama.

“Mereka adalah generasi harapan bangsa. Jangan hanya berkontribusi untuk negara lain, tetapi pulang dan mengimplementasikan ilmu di tanah air,” ujar Sonia.

Ia menegaskan, peluang kerja di Indonesia masih terbuka luas, baik di bidang keagamaan, kesehatan, filsafat, maupun kewirausahaan. Sonia juga mendorong mahasiswa untuk tidak sekadar menjadi pencari kerja, melainkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan, terutama di sektor pendidikan dan usaha mandiri.

BACA JUGA :  Bayu Syahjohan: Program Bamus Adalah Kebutuhan Masyarakat

Diskusi berlangsung dinamis. Mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan kritis sepanjang sesi. Paparan Sonia bersama narasumber dari Kementerian Pertahanan serta Ketua DPD KPP Jawa Barat, Ratnaningsih, mendapat perhatian peserta.
Duta Besar Kuncoro, yang semula dijadwalkan hanya membuka acara, memutuskan mengikuti seluruh rangkaian diskusi hingga selesai. Ia bahkan menyampaikan pernyataan penutup karena tertarik pada substansi pembahasan.

Sonia menyatakan, kunjungan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan mahasiswa Indonesia di luar negeri tetap memiliki orientasi kebangsaan.

“Banyak mahasiswa yang kembali bersemangat untuk segera lulus dan pulang membangun negeri. Indonesia membutuhkan kontribusi nyata mereka,” tandasnya. (*/man)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Politik