BOGOR, INDONEWS — Warga empat Desa di Kabupaten Bogor menerima Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra), yang diserahkan di Gedung Serba Guna Desa Ciomas, Kecamatan Ciomas, Kami (27/11/2025).
Kepala Desa Ciomas, Jaja Gojali menerangkan penyerahan BLT bagi warga empat desa tersebut disatukan di Desa Ciomas.
“Untuk warga empat desa yang menerima BLT tersebut yaitu warga Desa Ciomas, Desa Ciomas Rahayu, Desa Pagelaran dan Desa Laladon,” jelas Jaja Gojali.
Lebih lanjut, Jaja Gojali menyebutkan, jumlah warga penerima BLT sebanyak 1.343 orang dengan rincian Desa Ciomas sebanyak 385 orang, Desa Pagelaran sebanyak 365 orang, Desa Ciomas Rahayu sebanyak 207 dan Desa Laladon sebanyak 386 orang.
“Masing-masing penerima BLT Kesra menerima uang sebesar Rp900 ribu. Mereka yang menerima adalah warga non KPM,” kata Jaja Gojali.
Jaja berharap, BLT Kesra dapat membantu masyarakat pra sejahtera dalam memenuhi kebutuhan dasar serta menjaga daya beli.
“Program ini berfungsi sebagai jaring pengaman sosial dari pemerintah. Diharapkan bantuan ini membantu keluarga penerima manfaat (KPM) untuk tetap dapat membeli kebutuhan pokok sehari-hari, seperti pangan karena BLT Kesra salah satunya untuk menjaga daya beli masyarakat kurang mampu di tengah tantangan ekonomi atau kenaikan harga kebutuhan,” kata Jaja.
Terakhir, ia mengimbau kepada warga penerima manfaat untuk menggunakan bantuan tersebut secara bijak untuk kebutuhan sehari-hari.
“Uangnya jangan dipakai hal-hal tidak perlu. Belanjakan pada kebutuhan sembako. Intinya gunakan secara bijak untuk kebutuhan mendesak,” tandasnya.
Sementara itu, salah satu warga penerima BLT Kesra mengungkapkan kebahagiaanya atas bantuan yang diberikan.
“Terima kasih banyak kepada pemerintah, khusus desa saya yaitu Desa Ciomas yang telah menyalurkan bantuan ini. Saya akan menggunakan bantuan ini dengan bijak sesuai peruntukannya seperti yang diimbau pak kades,” ungkap warga tersebut.
Ditanya soal pembagian disatukan dengan desa lain, ia mengaku tidak masalah, justru hal itu bisa menjadi ajang silaturahmi dengan desa lain.
“Iya kan pembagiannya dibarengkan dengan desa lain, ada empat desa ya. Enggak masalah sih, malah saya bisa bertemu teman yang ada di desa Ciomas Rahayu dan Desa Laladon. Jadi bisa sekalian silaturahmi,” ucapnya, seraya tersenyum. (didi)





























Comments