BOGOR, INDONEWS – Ketua PWRI Bogor Raya, Rohmat Selamat mendukung penuh proses penerimaan peserta didik baru (PPDB). Ia mengingatkan, jangan sampai ada siswa yang putus sekolah akibat rumitnya proses PPDB.
“Kalau ada siswa yang tidak dapat sekolah, muncul masalah baru, jangan sampai ada keributan dan kekisruhan akibat yang timbul di sekolah-sekolah tingkat SMA maupun SMP Negeri,” ujar Rohmat, kepada wartawan, di kantor PWRI, Jl. Mayor Oking Nomor 32 Kota Bogor, Senin (18/7/2022).
Menurutnya, pemangku kepentingan terkait harus bijaksana menyikapi, apalagi pendidikan adalah hak anak bangsa.
“Jangan sampai karena proses PPDB yang rumit, kemudian ada anak yang tidak diterima di sekolah negeri, kalau untuk ke swasta, karena biaya besar, orangtua juga kurang mampu,” ujar Rohmat.
Menurutnya, sekolah negeri memiliki daya tampung terbatas, maka seharusnya dapat menambah jumlah rombongan belajar (rombel) agar siswa dapat bersekolah dengan nyaman.
“Bahkan kalau ada sekolah yang kurang ruang kelasnya, pihak sekolah dapat mengajukan Ruang Kelas Baru (RKB ) ke pemerintah setempat,” kata Rohmat.
Besok, Rabu (19/7/2022) pihaknya akan mengirim surat ke Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor guna mendukung PPDB, dan berharap dapat bertemu langsung dengan Kepala Dinas Pendidikan agar kedepan tidak ada lagi cerita siswa yang putus sekolah. (Firm)




























Comments