0

BOGOR, INDONEWS – Gempa bumi Cianjur menyebabkan sedikitnya 268 jiwa meninggal. Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa terus bertambah. Dari 268 itu yang sudah teridentifikasi sebanyak 122 jenazah.

Atas peristiwa ini, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bogor mengucapkan belasungkawa yang mendalam atas musibah bencana alam itu.

“Kami keluarga besar PDI Perjuangan, khususnya DPC Kabupaten Bogor mengucapkan tutur berbelasungkawa atas musibah gempa yang melanda Cianjur. Semoga korban meninggal diampuni segala dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ucap Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, H.R Bayu Syahjohan, di Bogor, Selasa (22/1/2022) malam.

Bayu mengingatkan agar masyarakat tetap waspada karena kemungkinan bencana lanjutan berupa tanah longsor dan banjir bandang usai guncangan gempa magnitudo 5,6 itu.

“Kalau kita lihat kultur tanah di sana, besar kemungkinan lereng-lereng perbukitan di Cianjur menjadi rapuh usai terjadinya gempa bumi. Hal ini dapat semakin diperparah dengan tingginya intensitas hujan yang berpotensi mengguyur Cianjur,” kata Bayu.

Menurutnya, gempa tidak membunuh dan melukai. Justru, bangunanlah yang membunuh dan melukai manusia.

BACA JUGA :  LBH INSPIRA Dukung Kebijakan Kapolda Jabar Ciptakan Rutan Humanis

“Maka demi keselamatan, masyarakat agar menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi. Karena dikhawatirkan tidak kuat menopang dan ambruk jika sewaktu-waktu terjadi gempa susulan,” imbaunya.

Bayu menyebutkan, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah meninjau langsung lokasi terdampak gempa bumi di Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, Selasa.

“Tadi lokasi pertama yang ditinjau Presiden adalah jalan raya Cibeureum, penghubung wilayah Bogor-Cianjur di Kecamatan Cugenang yang sempat tertimbun longsor, namun kini telah dapat dilalui kendaraan,” jelas Bayu, yang mengaku mendapat informasi itu dari DPP PDI Perjuangan Pusat.

Presiden Jokowi sendiri mengucapkan duka cita atas musibah gempa bumi yang melanda Kabupaten Cianjur.

“Pak presiden telah menginstruksikan jajarannya untuk bekerja sama dalam membantu penanganan pascagempa bumi yang terjadi di Kabupaten Cianjur. Mulai dari pembukaan akses yang terkena longsor hingga evakuasi dan penyelamatan korban-korban yang masih tertimbun longsor,” katanya.

Rencananya, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor akan menggalang dana untuk membantu korban bencana dan jika perlu mengirimkan relawannya ke lokasi.

BACA JUGA :  Tuanku Warul Walidin & Khaidi Inginkan Pj Gubernur Aceh dari Kalangan Sipil

“Pengurus DPC sudah melakukan komunikasi. Nanti kita akan kirimkan bantuan, mungkin logistik, atau kebutuhan korban atau juga relawan kita terjunkan,” tandas Bayu. (bintono)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Bogor