0

Tim Gabungan Siap Segel Kandang Ayam tak Berizin

LAMPUNG UTARA, INDONEWS Aroma tak sedap dari operasional kandang ayam milik PT. Indo Parm Eka di Desa Sukamaju, Abung Semuli, akhirnya memicu reaksi keras dari Pemerintah Daerah Lampung Utara.

Tak main-main, tim gabungan lintas dinas kini disiapkan untuk melakukan “serbuan” pemeriksaan ke lokasi yang diduga kuat beroperasi tanpa izin resmi tersebut.

Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, mengeluarkan instruksi tegas dari luar daerah.

Ia meminta masyarakat tidak tinggal diam dan segera melapor secara resmi jika menemukan kejanggalan dalam operasional perusahaan tersebut.

“Konfirmasi ke Dinas Perkebunan dan Peternakan. Kalau ada masalah, langsung lapor saja ke dinas teknis!” tegas Hamartoni, lewat pesan singkat, Kamis (12/3/2026).

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lampung Utara memastikan bahwa hari Senin mendatang akan menjadi penentu nasib perusahaan tersebut. Kepala DLH, Ina Sulistya, mengungkapkan bahwa tim pengawasan sudah mengantongi jadwal untuk turun langsung mengecek borok lingkungan di lokasi.

“Inshaa Allah hari Senin tim turun. Kami akan cek langsung ke lapangan, termasuk soal penanganan limbahnya,” ujar Ina, Jumat pagi (13/3/2026).

BACA JUGA :  Bansos Jelang HUT Ke-76 Bhayangkara, Polres Tubaba Sebar Sembako

Senada dengan DLH, Kepala Bidang Penataan, Juliansyah, dan Kepala Dinas Peternakan, M. Rizki, mengonfirmasi bahwa petugas teknis sudah disiapkan untuk membedah legalitas dan standar operasional kandang ayam tersebut.

Peringatan Keras

Langkah cepat pemda ini menjadi sinyal merah bagi para pengusaha nakal di Lampung Utara. Jika terbukti melanggar hukum dan mengabaikan dampak lingkungan bagi warga Desa Sukamaju, PT Indo Parm Eka terancam menghadapi sanksi berat, mulai dari penyegelan hingga penutupan paksa.

Kini, bola panas ada di tangan tim teknis yang akan turun hari Senin nanti. Akankah PT Indo Parm Eka patuh pada aturan, atau justru terbukti “bermain api” di tanah Lampung Utara? Masyarakat terus memantau! (Andre)

You may also like

Comments

Comments are closed.