DEPOK, INDONEWS | Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 17 Kota Depok berlangsung lancar, tanpa ekses apapun, Senin (15/7/2024).
Sebanyak 442 siswa baru tahun ajaran 2024-2025 mengikuti kegiatan hari pertama di sekolah barunya, usai menamatkan pendidikan di tingkat SD.
MPLS selain diisi para guru, pembekalan melibatkan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Depok dan personel Kepolisian Resor Metro (Polrestro) Kota Depok.
Pihak lain yang juga dilibatkan, yakni pihak Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Depok dan Kodim 0508 Kota Depok.
Pemateri asal PWI Kota Depok Muhammad Ridwan (jurnalis independenmedia.id) dan Gustini (jurnalis Media-Indonews.com), yang memaparkan seputar antisipasi dampak negatif perkembangan teknologi digital berjudul “Siswa Juara, Cerdas Bermedsos”.
“Kita semua pada dasarnya menjalani kompetisi setiap saat. Hari ini adik-adik menjadi pemenang atas kompetisi masuk SMPN 17, banyak lulusan SD yang gagal. Agar adik-adik memenangi kompetisi, maka jadilan siswa juara di berbagai bidang,” kata Ridwan, mengawali paparannya.
Dijelaskan pula, salah satu cara agar para siswa sukses menempuh pendidikan di bangku Sekolah Lanjut Tingkat Pertama (SLTP) adalah cerdas memanfaatkan media sosial atau medsos.
Medsos sebagai bagian perkembangan teknologi digital berbasis internet, menurut Ridwan, tidak dapat dihindari. Hal yang perlu dilakukan para siswa adalah beradaptasi agar terhindari dari ekses medsos.
Diungkapkan, dampak buruk medsos bagi kalangan siswa, antara lain menjadi korban cyberbullying dan body shaming. Juga gangguan tidur, sulit fokus dan konsentrasi.
Ekses lainnya adalah kepercayaan diri siswa menurun karena membandingkan diri dengan orang lain di medsos, terprovokasi rumor dan berita bohong alias hoaks.
“Terakhir, ini banyak kasusnya, marak penipuan. Antara lain kasus love scamming. Jangan sampai adik-adik di SMPN 17 menjadi korban penipuan melalui medsos,” ujar Ridwan lagi.
Jika dimanfaatkan secara benar, lanjut Wakil Koordinator Bidang Organisasi PWI Kota Depok itu, medsos dapat memberikan manfaat.
Manfaat dimaksud, yakni medsos sebagai sumber informasi yang berguna sebagai sarana belajar. Medsos dapat dimanfaatkan untuk dokumentasi materi pelajaran, selain sebagai kanal berbagi pengetahuan antarsiswa.
“Meski bermanfaat, adik-adik sebaiknya hanya meluangkan waktu seadanya dalam bermedsos. Misalnya saat hari libur, cukup beberapa puluh menit. Jangan berlama-lama karena habis waktu karena tergoda melihat hal-hal yang sebenarnya tak bermanfaat,” Ridwan mengingatkan.
Sementara itu, Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 17 Kota Depok, Endang Setyowati menegaskan pihaknya menjadikan MPLS sebagai awal pembentukan karakter peserta didik baru, selain sebagai sarana pengenalan terhadap lingkungan sekolah.
“Soal pertama yang kami tekankan di sekolah ini bukan prestasi akademik. Di atas prestasi akademik, terpenting peserta didik memiliki karakter yang baik. Inilah bekal terbaik mereka nantinya setelah lulus dari sekolah ini,” ungkap Endang saat sesi istirahat MPLS.
SMPN 17 Kota Depok beralamat di Jalan H, Muhajir No. 98-111, Kelurahan Gandul, Kecamatan Cinere, Kota Depok, Jawa Barat.
SMPN 17 Kota Depok yang telah meluluskan 12 angkatan siswa ini mencatat sederet prestasi akademik dan nonakademik Tingkat Nasional, Provinsi dan Kota. (re/gt)





























Comments