0

BOGOR, INDONEWS – Perselisihan hubungan industrial berupa tidak dibayarkannya hak karyawan oleh PT. Ciremai Makmur Abadi Internasional (CMAI) jalan raya Cileungsi-Jonggol KM 4, Kampung Cipicung, RT 012, RW 005, Desa Mekarsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, terhadap ratusan pekerjanya telah memasuki babak mediasi.

Dalam proses mediasi, Ormas GSPI, LSM Penjara dan ormas PP selaku penerima kuasa mendatangi perusahaan untuk mediasi, Rabu (9/11/2022).

Dari hasil mediasi ini, pihak perusahaan akhirnya mengabulkan tuntutan karyawan yang meminta haknya, yaitu gaji yang belum dibayarkan, sehingga membawa kabar gembira bagi para karyawan.

“Sesuai kesepakatan bersama, Kamis (10/11/2022), sebanyak 35 orang dari ratusan karyawan lainnya akan dibayarkan melalui sistem transfer ke nomor rekening karyawan yang sudah masuk dalam data kami,” jelas Magindar Sidabutar, mewakili perusahaan.

Ia juga menyampaikan bahwa untuk yang lainnya akan dibayarkan pada tahap selanjutnya dan masukan-masukan dalam mediasi akan menjadi pembahasan dalam meeting.

“Hal-hal yang tadi dibahas dalam mediasi akan menjadi PR dan akan dibahas dalam meeting dengan pimpinan,” tegasnya.

BACA JUGA :  Jumat Berkah, Yayasan Preman Bersama Pengurus Angkot Bubulak-Sukasari Berbagi

Sementara itu, Iin salah satu karyawan yang masuk dalam daftarkan dibayarkan merasa bersyukur dan senang.

“Alhamdulillah perusahaan masih mau bertanggungjawab sehingga gaji kami dibayarkan,” ucapnya.

Ketua LSM Penjara, Romi Sikumbang selaku penerima kuasa dan mediator ratusan karyawan tersebut menyampaikan, kejadian ini bisa menjadi pelajaran buat semuanya

“Kejadian ini buat pelajaran bagi kedua belah pihak. Karyawan harus kritis dalam memperjuangkan haknya. Perusaahan juga harus bertanggungjawab dalam kewajibannya,” katanya.

Dirinya juga menjelaskan, perusahaan apapun harus ikut aturan dan menjalankan UUD ketenagakerjaan. Sementara karyawan juga harus tahu hak dan kewajibannya.

“Perusahaan harus taat aturan, karyawan juga harus tahu hak dan kewajibannya agar tidak mudah terjebak,” tutupnya. (Firm)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Bogor