BOGOR, INDONEWS – Bertempat di pelataran parkir samping Kantor Desa Nambo, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, masyarakat beserta Pemdes Nambo menggelar tradisi budaya tahunan, yaitu Sedekah Bumi atau Selamatan Bumi, Rabu (12/10/2022).
Kepala Desa Nambo, Nanang dalam sambutan mengatakan, tujuan selamatan bumi adalah adanya kebersamaan dalam bersyukur kepada Sang Kuasa atas nikmatNya, atas hidup dan dilahirkan di bumi dan diberkahi dari hasil bumi.
Nanang juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Nambo dan yang telah secara bersama-sama menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik.
“Kepada panitia, Ketua BPD dan lembaga lainnya, Babinsa dan Bhabinkamtibmas tokoh masyarakat, tokoh agama, dan semua pihak yang turut mendukung sepenuhnya acara tersebut, saya ucapkan terima kasih,” ucapnya.
Tak lupa Nanang juga mengajak warga untuk mendoakan leluhur atas jasa mereka dan mendoakan mereka diberikan yang terbaik di surga, demikian juga bagi warga Desa Nambo diberikan yang terbaik.
“Mari kita secara bersama-sama menjaga alam supaya kita juga terjaga dari alam, serta Desa Nambo dapat dibangun dan masyarakat lebih maju lagi,” tambah Nanang.
Kades Nambo menjelaskan, agar selamatan bumi terus dilanjutkan sebagai tradisi, sehingga tidak boleh ada yang saling ejek atau caci maki. Ia berharap Desa Nambo lebih sejahtera aman dan tenteram.
Ia juga berharap selamatan bumi membawa berkah bagi seluruh masyarakat Desa Nambo sehingga bertambah sukses.
Nanang meminta khususnya kepada kaum pemuda agar Hajat Bumi dijadikan ajang bimbingan ke depan untuk lebih meningkatkan rasa syukur kepada Sang Pencipta dan ikut menjaga alam.
“Sedekah Bumi juga bermakna harus ada timbal balik yang baik, alam menghasilkan berkah kehidupan, sebaliknya manusia harus menjaga alam,” pungkasnya.
Di tempat sama, Ketua BPD Nambo Nesin Minda, menambahkan, acara tersebut merupakan tradisi tahunan sebagai bentuk rasa syukur kepada Yang Maha Kuasa dan silaturahmi dengan sesama warga.
“Kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan seluruh warga Desa Nambo, seluruh RT, RW, Kadus, Lembaga Desa, Karang Taruna, tokoh masyarakat, tokoh agama dan difasilitasi Pemdes Nambo,” terangnya.
Dikatakannya juga, selain gelar seni budaya, tarian jaipongan dan ronggeng juga juga diisi dengan puncak acara jelang siang jam 12.00 WIB ritual sedekah bumi, terhidang berbagai macam makanan dan buah-buahan hasil bumi dan pasca memanjatkan doa-doa makanan tersebut akan dinikmati bersama.
Senada, Babinsa Nambo Sertu Sukamdi menyatakan rasa syukurnya dengan acara tersebut. Yang mana bersama masyarakat bisa berbaur dalam suasana kondusif terlebih dengan telah longgarnya pasca pandemi Covid-19.
Untuk diketahui, antusiasme warga tampak silih berganti berdatangan sejak acara dimulai sekitar pukul 07.00 WIB. Tampak hampir semua petinggi Desa Nambo hadir, juga Bhabinkamtibmas Aipda Amir, Ketua TP PKK, dan juga beberapa personel satpol PP Kecamatan Klapanunggal.
Tenda undangan berkapasitas 300 orang tetap terisi penuh. Acara juga berlangsung semarak dengan pentas seni diisi lagu lagu jaipongan dan ronggeng iringan Grup Tepangsono. Terlihat linmas dan anggota lainnya proaktif bersiaga dan membantu kelancaran dan keamanan warga yang hadir. (Firm)





























Comments