0

Pemprov Lampung Dinilai Abai Keselamatan Warga

LAMPUNG UTARA, INDONEWS — Kelalaian Pemerintah Provinsi Lampung dalam merawat infrastruktur kembali memicu kecelakaan.

Sebuah minibus BE 8235 NQ terguling akibat tumpukan lumpur merah yang “dibiarkan” menyelimuti Jalan Raya Abung Timur, Desa Bumi Agung Marga, Senin (9/2/2026) siang.

Insiden yang terjadi pukul 14.00 WIB di dekat Pom Bensin AKR ini menjadi bukti nyata bahwa keselamatan pengguna jalan belum menjadi prioritas utama bagi dinas terkait.

Meski tidak ada korban jiwa, kendaraan korban mengalami kerusakan berat akibat kondisi jalan yang lebih mirip jalur off-road daripada jalan provinsi.

“Ini bukan kecelakaan biasa, ini akibat pembiaran. Kami minta Pemprov Lampung berhenti menutup mata. Lumpur ini ancaman nyawa, bukan sekadar hiasan jalan,” ujar Rosi, warga yang menyaksikan kejadian tersebut dengan nada geram.

Warga setempat menuding Pemprov Lampung melakukan pembiaran sistematis terhadap tumpukan tanah merah yang terbawa air hujan ke badan jalan.

Drainase yang buruk serta nihilnya upaya pengerukan material secara berkala dinilai sebagai bentuk kegagalan pemerintah dalam memberikan pelayanan publik yang aman.

BACA JUGA :  Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Ciliwung

Masyarakat mendesak Gubernur dan Dinas BMBK Lampung untuk segera turun dari “kursi nyaman” dan melihat langsung penderitaan warga Abung Timur.

Mereka menuntut perbaikan permanen, bukan sekadar janji manis yang hanyut setiap kali hujan turun.

Hingga sore ini, belum ada tindakan nyata dari otoritas terkait di lokasi. Selama belum ada perbaikan, setiap tetes hujan di Abung Timur kini identik dengan ancaman maut bagi pengendara yang melintas. (Andre)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Peristiwa