0

DEPOK, INDONEWSKecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur seluruh korban yang meninggal diketahui merupakan perempuan dewasa.

“Iya, total korban meninggal ada 15 orang dan semuanya perempuan dewasa,” ujar Kabid Dokkes Polda Metro Jaya, Kombes Martinus Ginting, di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Selasa (28/4/2026).

Insiden terjadi pada Senin malam (27/4/2026), ketika KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur. Kejadian ini dipicu oleh sebuah taksi yang lebih dulu tertemper KRL di perlintasan dekat lokasi.

Akibat kejadian tersebut, KRL sempat tertahan di stasiun. Tak lama kemudian, KA Argo Bromo Anggrek datang dari arah belakang dan menabrak rangkaian KRL tersebut.

VP Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa terdapat 84 korban luka dan saat ini masih dalam penanganan medis.

KAI juga telah membuka Posko Tanggap Darurat serta Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur guna membantu keluarga korban dan penumpang mendapatkan informasi.

BACA JUGA :  Staf Sekwan DPRD Depok Usir Wartawan, Pimred Indonews: Bisa Dipidana

Masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI di nomor 121 untuk informasi lebih lanjut. (Gustini)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Depok