BOGOR, INDONEWS – Perkumpulan Purna Bhakti Pegawai Mahkamah Agung (Perpugama) Republik Indonesia mengukuhkan 57 orang pengurus baru masa bakti 2023-2026, di Gedung Auditorium Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA RI) Badan Litbang Diklat Kumdil (BLDK) di Kampung Pasir Kaliki RT 04, RW 06, Taman Hatta Ali, Sukamaju, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/1/2023).
Acara ini juga dihadiri Ketua Mahkamah Agung RI Prof. Dr. H. M. Syarifuddin, S.H., M.H., Ketua Mahkamah Konstitusi, Prof. Dr. H. Anwar Usman, S.H., M.H., dan Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial, Dr. H. Suharto S.H., M.H. Serta Wakil Ketua MA Bidang Yudisial, Drs. H. Andi Samsan Nganro, S.H., M.H. beserta jajaran, serta dihadiri 150 anggota Purnabhakti Mahkamah Agung serta para tamu undangan lainnya.

Ketua Umum Perpugama, H. Dharsyi Akib, S.H., M.H. bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada semua pimpinan Mahkamah Agung (MA), juga kepada seluruh elemen atas kerja sama dalam acara pengukuhan kepengurusan Perpugama.
“Hari ini kami sangat senang dan mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Mahkamah Agung (MA). Alhamdulillah acara ini dapat berjalan dengan lancar, tentu berkat kerja rekan-rekan semua. Kerena selama ini merasa bahwa Perpugama itu seolah-olah rumah kami yang baru didirikan untuk perkumpulan Purnabhakti MA,” ujarnya, seraya menambahkan, acara perkumpulan ini akan terus dikembangkan di tiap wilayah.
“Kita baguskan kepalanya dulu dan mungkin akan berkembang kedepannya. Insya Allah dalam hal Perpugama ini, semenjak berdiri di Republik Indonesia sepertinya belum pernah ada secara nasional acara Purnabhakti Perpugama ini,” katanya lagi.
Menurutnya, kalau dulu hanya intern, kumpul-kumpul beberapa orang saja. Tapi sekarang akan sampai ke pemerintah pusat.
Sementara itu Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Prof. Dr. H. M. Syarifuddin, S.H., M.H, mengatakan, begitu pensiun kalau tidak ada wadah tidak bisa berbagi suka dan duka.
“Perpugama semoga menjadi wadah yang membuat sejahtera, bahagia para anggotanya sehingga masa pensiunan menjadi tujuan dan harapan bersama,” ujarnya.
Dirinya menyambut baik dan turut mengapresiasi atas didirikannya Perpugama sebagai wadah ajang silaturahmi pensiunan mahkamah agung (MA).
“Saya apresiasi dan ucapkan selamat kepada pengurus perpugama, mudah-mudahan perpugama menjadi tempat silaturahmi, tempat bertemu berbagi suka dan duka sesama purnawirawan dari mahkamah agung dan badan peradilan semuanya,” paparnya.
“Di samping itu juga saya harapkan perpugama juga dapat memberikan masukan-masukan yang berharga untuk mahkamah agung dan badan peradilan untuk mencapai visi mahkamah agung visi peradilan terciptanya badan peradilan Indonesia agung dengan cara mungkin bisa memberikan pendapat saran petunjuk kepada kita-kita yang masih bertugas, bisa langsung disampaikan kepada kami,” katanya.
“Mungkin ada yang mengganggu integritas orang-orang kita yang masih bertugas perpugama bisa memberikan kontribusi dengan melarang hal seperti itu dan melaporkan hal seperti itu kepada kami itu segera kita selesaikan dan cegah,” pintanya.
Prof. Dr. H. M. Syarifuddin, S.H., M.H. menambahkan, pensiun ini harus disyukuri, semua pegawai tidak ada yang tidak ingin pensiun. masa pensiun itu adalah masa yang indah, Karena ini menjadi tujuan dan harapan.
“Saya sangat senang karena ada wadah, sangat bergembira sekali terbentuknya perpugama ini, begitu pensiun kalau tidak ada wadah tidak bisa berbagi suka dan duka, Tidak bisa bersilaturahmi,” tutupnya. (Firm)




























Comments