BOGOR, INDONEWS – Pemandangan menarik perhatian bila melintas di jalan provinsi dan jalan kabupaten, tepatnya sepanjang jalan Transyogi depan Kantor Desa Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Lilitan kabel fiber optic yang mendompleng tiang listrik PLN di sepanjang jalan provinsi dan jalan kabupaten seakan dirangkai menjadi hiasan.
Pemasangan jaringan kabel internet yang nampak di sepanjang jalan protokol hingga membentang sampai ke beberapa titik, di antaranya depan kantor Desa Cileungsi Kidul itu dikeluhkan sejumlah warga, dan kepala desa.
Joko, salah satu pemilik toko mengaku terganggu dengan adanya pemasangan jaringan kabel yang dipasang di tiang listrik PLN terlihat semrawut.
Bahkan menurutnya, sejumlah jaringan kabel dipasang asal-asalan sehingga selain tampak semrawut juga dikhawatirkan mengganggu kenyamanan dan mengancam keselamatan warga di sekitar area pemasangan kabel.
“Mobil truk dan mobil boks yang masuk ke toko saya terganggu gara-gara kabel yang semrawut menjuntai hanya beberapa meter dari permukaan tanah,” ujar Joko.
Menurutnya, pemasangan kabel fiber optic di sejumlah titik di wilayah Kecamatan Cileungsi sangat mengkhawatirkan bagi masyarakat sekitar pemasangan kabel tersebut dikarenakan pemasangannya semerawut terkesan asal asalan.
“Kami minta pihak terkait untuk dapat segera merapikannya,” pintanya.
Di tempat berbeda, Kepala Desa Cilengsi Kidul, Rudi Sukarya membenarkan hal itu, bahwa ratusan kabel optik yang terpasang di depan kantor desa sangat semrawut dan mengkhawatirkan.
“Betul itu yang dikeluhkan warga. Dengan kabel semrawut itu saya khawatir membahayakan warga sekitar,” katanya.
Kades juga mengaku banyak menerima laporan dari warga yang terganggu dan khawatir dengan kabel yang pemasangan terkesan asal-asalan.
“Banyak warga yang ngadu kesaya, mereka khawatir kabel-kabel itu, berbahaya sehingga mengancam keselamatan mereka,” tegasnya.
Dirinya meminta serta mendesak pihak terkait dalam hal ini perusahaan provider, serta dinas terkait agar segera menertibkan kabel tersebut sebelum memakan korban.
“Saya minta provider dan dinas terkait agar cepat menertibkan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan terjadi,” tutupnya. (Firm)




























Comments