Kehadiran Unsur Pemerintahan dan Aktivis Sosial Makin Menguatkan Pergerakan
BOGOR, INDONEWS – Komposisi Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Barisan Relawan Jalan Perubahan (BaraJP) Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor dari berbagai unsur pemerintah dan aktivis sosial menjadi simbol pengakuan masyarakat.
Seruan ini mengemuka pada peresmian PAC BaraJP Leuwiliang, sekaligus pengukuhan struktur kepengurusannya, Minggu (3/5/2026).
Pada momentum penting ini, BaraJP lebih menekankan pergerakan yang berbasis sosial kemasyarakatan. Apalagi dengan hadir dan bergabungnya unsur pemerintahan serta aktivis tersebut, diyakini akan memperkokoh pergerakan BaraJP mulai tingkat bawah.
Pernyataan tersebut disampaikan inisiator pergerakan BaraJP Bogor Raya yang juga Wasekjen DPP BaraJP, Jonny Sirait usai peresmian PAC BaraJP Leuwiliang.
“Kehadiran pengurus dari unsur pemerintahan dan aktivis sosial ini semakin menguatkan pergerakan BaraJP di Bogor Raya, sekaligus merupakan simbol pengakuan masyarakat untuk BaraJP,” ujar Jonny.
Pria berdarah Batak itu menegaskan, pergerakan BaraJP adalah untuk kemaslahatan serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, sehingga siapa pun yang ingin bergabung dan bergerak bersama, BaraJP menerimanya dengan sangat baik.
“Saya amat bangga dan menyampaikan apresiasi serta terima kasih atas berkenannya pak Tisna Ma’ruf sebagai Ketua BPD Barengkok Leuwiliang, pak Nur Halim yang salah satu Ketua RW dan mbak Ratna Ningsih sebagai aktivis sosial menjadi pengurus BaraJP Leuwiliang,” ungkap Jonny.
Makin Berwarna dan Menginspirasi
Jonny menyebutkan, hampir 80 pengurus PAC BaraJP Leuwiliang merupakan para aktivis sosial di PSM. Sehingga strukutr pengurus BaraJP Kecamatan Leuwiliang ini menurut Jonny sangat istimewa dan berwarna, terlebih dengan hadirnya aktivis Ratna Ningsih, seroang lansia yang tetap semangat menjalankan aktivitas sosial kemanusiaan.

Aktivis sosial, Ratna Ningsih yang resmi menjadi pengurus PAC BaraJP Leuwiliang
“Mbak Ratna ini usianya sudah 62 tahun. Usia boleh tua, tapi semangatnya bisa dibilang mengalahkan semangat anak muda. Beliau masih sangat gesit dalam menjalankan aktifitas sosial mengurusi ODGJ, pengemis dan lainnya. Ini luar biasa,” ungkapnya.
Selain itu, imbuhnya, kehadiran Ratna Ningsih ini bisa menjadi inspirasi bagi siapa pun, bahwa usia tidak menjadi ukuran untuk melahirkan pergerakan yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Mbak Ratna telah bengga menjadi pngurus BaraJP, dan ia adalah inspirasi untuk kita semua sebagai kaum muda. Masa yang tua saja masih aktif membantu masyarakat, maka kita yang muda-muda harus lebih aktif membantu masyarakat,” papar Jonny.
Dampak Positif bagi Masyarakat
Diyakini, kehadiran sosok-sosok tersebut akan menguatkan karakter BaraJP yang akan membawa dampak positif dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya seluruh keluarga besar BaraJP.
“Selamat untuk pengurus baru. Mari bangun terus sinergitas sesama pengurus, baik ke bawah melalui ranting maupun ke atas dengan rekan-rekan di DPC,” tandasnya.
Serangkaian acara peresmian BaraJP Leuwiliang dan pengukuhan pengurusnya berlangsung dengan penuh rasa kekeluargaan. Kearaban dan dan tawa canda menyelimuti mereka.

Makan liwet bersama yang menggambarkan kesederhaan yang sanggup melahirkan kebersamaan, solidaritas dan kekuatan besar
Kemudian acara ditutup dengan makan nasi liwet bersama beralaskan daun pisang sebagai simbol kesederhaan yang sanggup melahirkan kebersamaan, solidaritas dan kekuatan besar. (tin)





























Comments