0

BOGOR, INDONEWS – Menindaklanjuti surat edaran Plt Bupati Bogor tentang mengantisipasi gangguan ketentraman dan ketertiban umum selama bulan Ramadhan 1444 H, Pemerintah Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat melakukan Patroli di beberapa tempat hiburan malam yang disinyalir melakukan aktivitas maksiat, Sabtu (1/4/2023) malam.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Desa Limusnunggal dan jajarannya bekerja sama dengan MUI Kecamatan Cileungsi yang juga melibatkan Karang Taruna serta lembaga desa berpatroli untuk memastikan situasi wilayah Desa Limusnunggal steril dari aktivitas yang berpotensi menodai kesucian bulan Ramadhan.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cileungsi, Ustadz Sarta mengatakan, Patroli ini dilakukan untuk mengantisipasi dan memastikan wilayah yang berpotensi menodai bulan Ramadhan.

“Demi menjaga kesucian bulan suci Ramadhan, kami MUI Kecamatan Cileungsi bekerja sama dengan Pemerintah Desa Limusnunggal beserta jajaran melakukan Patroli,” ujarnya.

Menurutnya Ustadz Sarta, pihaknya saat ini belum melakukan tindakan apapun hanya sifatnya imbauan dan teguran saja.

“Untuk sementara kami MUI dan pemerintah desa sekedar memberikan imbauan dan teguran agar bisa menjaga ketentraman dan ketertiban selama bulan Ramadhan guna menghormati kesucian di bulan Puasa,” paparnya.

BACA JUGA :  Sungai Tercemar Limbah tak Ada Solusi, Kepala DLH Diminta Mundur

Sementara itu, Kepala Desa Limusnunggal, Galih Rakasiwi juga mengaku kegiatan ini guna menindaklanjuti Surat Edaran Plt Bupati Bogor untuk mewujudkan ketentraman dan ketertiban masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa.

“Sesuai instruksi Plt Bupati Bogor, pemerintah desa dan MUI dapat melaksanakan kesiapsiagaan sesuai surat edaran,” jelasnya.

Kegiatan ini, kata kades Lagi, sudah berlangsung tiga kali selama bulan ramadhan dan kedepan akan lebih intens dalam merespon surat edaran Plt Bupati.

“Sudah tiga kali selama ramadhan Pemdes Limusnunggal dan MUI melaksanakan Patroli seperti ini,” imbuhnya.

Dirinya berharap, intensnya Patroli ini bisa menekan dan mengantisipasi potensi kegiatan yang bisa menodai kesucian bulan puasa. Tak lupa pihaknya juga mengimbau agar melaporkan potensi kegiatan yang negatif agar pemdes bisa menindaklanjuti.

“Dengan intensnya Pemdes dan MUI melakukan Patroli, diharapkan bisa menekan dan mengantisipasi hal negatif tersebut dan juga mengimbau pada masyarakat untuk melaporkan jika menemukan hal negatif dilimusnunggal,” tutupnya. (Firm)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Bogor