0

JAKARTA TIMUR, INDONEWS | Kejadian tak menyenangkan dialami salah satu kreditur BCA Finance. Ia mengaku ditagih secara tak manusiawi oleh debt colector (DC) yang menagihnya di jalan Mayjen Sutoyo Cililitan, Jakarta Timur.

Insiden ini telah menimbulkan keresahan serta ketidaknyamanan di kalangan masyarakat dengan cara oknum DC yang menagih kasar dan tidak beretika tidak sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur).

Peristiwa ini dialami oleh Setedi Bangun, salah satu kreditur BCA Finance dengan mengungkapkan bahwa dirinya mengalami hal yang tak menyenangkan serta meresahkan dari seorang DC yang diduga dari BCA Finance.

“Saat itu saya sedang berada di warung kopi yang sebelumnya sudah janjian dengan pihak debt collector. Tapi saat dia datang, ia langsung berteriak-teriak dengan nada tinggi tanpa memperkenalkan diri atau menunjukkan identitas dari mana,” katanya, kepada wartawan, Selasa (19/3/2024).

Menurutnya, tindakan tersebut tidak hanya mengganggu, tetapi juga melanggar SOP atau prosedur yang seharusnya diterapkan oleh BCA Finance.

“Seharusnya datang baik-baik dan perkenalkan diri sesuai prosedur, tunjukkan identitas dan surat tugas, bukan seperti itu datang langsung teriak-teriak,” ujarnya.

BACA JUGA :  Meski Terancam Pidana, Praktik Oplosan Gas Subsidi Masih Terjadi di Jatiasih

Tedi, sapaan akrabnya, mengaku sempat meminta identitas dan surat tugas, namun oknum tersebut tak bisa menunjukkannya.

“Hal ini sangat tidak sesuai dengan prosedur yang seharusnya diikuti oleh DC resmi,” tambahnya.

Ia saat itu langsung menelepon pihak kepolisian untuk meminta bantuan, namun oknum tersebut kabur.

Dirinya meminta ke pihak BCA Finance untuk menindak oknum-oknum yang terlibat dalam praktik penagihan yang tidak sesuai prosedur.

“Saya minta BCA Finance mengambil tindakan tegas terhadap oknum-oknum seperti ini untuk mencegah praktik premanisme dan memberikan sanksi kepada oknum DC yang tak sesuai SOP,” pintanya.

Sementara pihak Nando BCA Finance Cabang Mangga Dua saat dikonfirmasi belum bisa memberikan tanggapan dan penjelasan. (Firm)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Hukum