BOGOR, INDONEWS – Pandemi Covid-19 menjadi masa paling sulit bagi para pelaku usaha UMKM atau bisnis lainnya dalam mengembangkan usahanya. Tidak sedikit pelaku UMKM terpaksa gulung tikar karena tidak mampu beradaptasi dengan situasi ekonomi tak menentu.
Agar tetap bisa bertahan pasca pandemi, para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) harus mampu memiliki kecakapan digital. Disamping mampu menyerap tenaga kerja sebagai bentuk kearifan lokal, UMKM harus didukung semua pihak khususnya pemerintah dan masyarakat.
Kemampuan menguasai tekhnologi adalah syarat mutlak sebuah usaha agar dapat menjangkau dan mempromosikan jenis usahanya. Bisnis modern harus mampu membangkitkan semangat melestarikan dan menjaga alam.
Masalah lingkungan hidup saat ini banyak menuai perhatian masyarakat dunia karena alam dari hari ke hari semakin rusak. Hutan-hutan yang memberikan oksigen dari hari kehari semakin sedikit, air laut dan air sungai kini telah tercemar, begitu pula tanah juga ikut tercemar oleh zat-zat kimia berbahaya.
Lapisan ozon semakin menipis dan masih banyak lagi masalah lainnya. Semua ini berakibat fatal bagi keberlangsungan hidup dan seluruh makhluk hidup lainnya di muka bumi ini.
“Itu menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga, merawat dan melestarikannya,” ujar Agung, salah satu pengusaha muda di Bogor Timur, sekaligus Pengusaha Kavling Harmoni Wooden Ville.
Menurut Agus, dalam bisnis modern, para pelaku UMKM harus mempunyai banyak ide cemerlang. Salah satunya adalah berinvestasi.
“Kavling Harmoni Wooden Villa terletak di Desa Karya Mekar, Kecamatan Cariu, Bogor Timur merupakan daerah perbukitan dengan pemandangan yang indah serta alami. Cocok untuk dijadikan sebagai tempat berinvestasi tanah maupun perkebunan,” ungkapnya.
“Kami menawarkan kavling, ini adalah salah satu bentuk investasi aman namun tetap mengedepankan semangat menjaga kelestarian alam,” ucapnya lagi, usai melakukan penanaman pohon buah di lokasi Kavling Harmoni Wooden Ville.
Agung menjelaskan, selayaknya bisnis modern harus mampu melestarikan dan menjaga kelestarian alam.
“Sehingga anak cucu kita kelak dapat menikmati alam yang akan kita wariskan ini. Seperti kata pepatah ‘apa yang kita tanam itu yang akan kita tuai’. Salah satunya adalah berinvestasi jangka panjang di Kavling Harmoni Wooden Villa terletak di Desa Karya Mekar, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, Jawa Barat,” jelasnya.
“Janganlah saling merugikan. Cintailah alam untuk generasi penerus kita. Jangan sampai generasi penerus kita tidak bisa melihat pohon-pohon hijau yang rindang dan asri dan binatang binatang di masa depan nanti,” tukasnya.
Harus Didukung
Sementara Kepala Desa Karya Mekar, Kecamatan Cariu, Jaji mengatakan, para pelaku usaha juga memiliki peran begitu penting untuk menopang ekonomi bangsa khususnya pada perekonomian daerah dan desa.
“Tentu saja para pelaku UMKM ini harus mendapat dukungan dari semua pihak,” ujarnya, usai mendampingi Agung dalam melakukan penanaman pohon buah secara simbolis.

Jaji menuturkan, investasi tanah adalah salah satu investasi paling aman, mengingat harga jual yang stabil dan terus meningkat.
“Salah satunya adalah berinvestasi di Kavling Harmoni Wooden Villa Desa Karya Mekar, yang merupakan daerah perbukitan dengan pemandangan indah serta alami. Cocok untuk dijadikan sebagai tempat berinvestasi tanah maupun perkebunan,” ungkapnya.
Menurutnya, usaha ini dinilai sebagian pengamat adalah investasi yang paling aman, dengan suasana pedesaan yang dingin, sejuk menambah nilai usaha itu sendiri.
“Sesuai dengan semangat kemerdekan tahun ini, ‘Pulih Cepat Bangkit Lebih Kuat’ promosi yang dilakukan baik media digital maupun cetak harus mampu menjangkau semua lini dan elemen masyarakat,” katanya.
“Harapan saya kedepan, pelaku usaha UMKM dapat bertahan dan meningkatkan kualitas dan kreativitasnya dalam usaha pasca pandemi ini,” tutupnya.
Untuk diketahui, Agung Pengusaha Kavling Kebun Buah Saung Kayu estetik Harmoni Wooden Ville pada Minggu 31 Juli 2022 bersama Jaji didampingi Amin Manager Marketing dan jajaran juga melibatkan warga sekitar telah melaksanakan penanaman 1000 pohon secara simbolis, yaitu bibit pohon Durian Varietas Bawor dan Musangking di lokasi Kavling. (Firm)




























Comments