BOGOR, INDONEWS – Bulan Muharram dijadikan momen tepat berbagi kasih oleh SMP Negeri 1 Dramaga, Kabupaten Bogor. Sejumlah anak yatim piatu turut mendapatkan berkah bulan Muharram berkat aksi sosial SMP Negeri 1 Dramaga.
Pantauan wartawan, para anak yatim sejak pagi sudah berkumpul dihalaman sekolah. Raut wajah bahagia terlihat memancar. Waktu yang ditunggu pun tiba, para anak yatim antusias bergegas masuk ke sebuah ruangan.
Di ruangan ini, mereka duduk rapi mendengarkan paparan dan tausyiah. Setelah usai rangkaian kegiatan, satu persatu dari mereka maju kedepan untuk menerima santunan.
SMP Negeri 1 Dramaga saat melaksanakan kegiatan santuni Anak Yatim di Bulan Muharram, pada Senin, 8 Agustus 2022
“Alhamdulillah, hari ini SMP Negeri 1 Dramaga dapat menyantuni anak-anak kita dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam, Muharram 1444 H,” kata Kepala SMPN 1 Dramaga, Enay Winarni S.Pd., MM didampingi Guru Kesiswaan Hj. Neli Lantipah S.Pd. MM.
Enay menjelaskan, santunan ini menjadi kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan SMP Negeri 1 Dramaga. Adapun santunan berupa uang saku dan paket sembako.

“Biaya santunan dan sembako ini berasal dari para guru, orangtua siswa dan para donatur lainnya. Dana kita kumpulkan untuk disalurkan kepada kurang lebih 90 siswa siswi yang berstatus yatim piatu,” papar Enay.
Enay melanjutkan, bulan Muharram merupakan bulan istimewa, salah satunya dapat diisi dengan kegiatan positif seperti santunan anak yatim.
“Bulan Muharram ini sangat luar biasa bulan mulia dan istimewa. Jadi kami melakukan kebaikan sekaligus menanamkan sifat penuh rasa kebersamaan,” pungkas Enay.
Sementara itu, salah satu guru SMPN 1 Dramaga, Dra. Hj. Neneng Solihat yang bertindak sebagai penceramah menyampaikan, Muharam adalah bulan pertama pada penanggalan Hijriah, salah satu dari empat bulan haram dalam Islam.
“Bulan Muharram juga disebut sebagai bulan mulia atau asyhurul hurum, bulan yang istimewa karena mengharamkan berbuat dosa. Salah satu dalil sahih tentang anjuran menyantuni anak yatim adalah dari Sahl bin Sa’ad Radhiallahu ‘anhu,” kata Neneng.
Ia lantas mengutip: Dia berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini.”
“Kemudian beliau shalallahu ‘alaihi wa salam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau shalallahu ‘alaihi wa salam, serta agak merenggangkan keduanya. (HR Bukhari),” tutur Neneng dalam tausiahnya.
Selain itu, imbuh Neneng, pada Surat Al-Baqarah ayat 220 yang artinya: “Mereka bertanya padamu tentang anak yatim, katakanlah memperbaiki keadaan mereka adalah baik.”
Ia berharap santunan ini bukan hanya sebatas seremonial, melainkan dimanfaatkan untuk berbagi kebaikan terhadap sesama.
“Saya harap kegiatan semacam ini terus berlanjut setiap tahun agar semuanya dapat berbagi kebahagiaan dengan sesama, khususnya siswa siswi,” katanya.
Ia juga mengapresiasi para guru, tenaga kependidikan, dan orangtua yang telah menyisihkan rejekinya untuk memberikan kebahagiaan kepada siswa yatim piatu di SMP Negeri 1 Dramaga.
Acara ini dihadiri Wakil Ketua DWP Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. (Cici)





























Comments