0

SUMEDANG, INDONEWS | Meski bulan Rajab sudah berakhir, namun semarak perayaan Isra Mi’raj 1447 H masih belum pudar. Buktinya, Yayasan Al Ma’soem menggelar Tabligh Akbar Memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H yang diikuti ratusan siswa, staf, karyawan, dan direksi PT Ma’soem. Acara berlangsung di Dome Al Ma’soem, Jum’at, 30 Januari 2026 dimulai sejak pukul 13.30 sd 15.30.

Tabligh Akbar kali ini mengundang penceramah KH. Dr. H. Abdul Hanan, S.Th.I., M.Ag. selaku Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Kab. Bandung yang membawakan Tausiyah bertema Uraian Hikmah Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H.

Ketua Yayasan Al Ma’soem, Prof. Dr. Ir. H. Ceppy Nasahi Ma’soem, MS., mengucapkan terima kasih kepada penceramah Tabligh Akbar, Bapak KH. Abdul Hanan, yang telah berkenan hadir dalam kegiatan rutin dari Al Ma’soem Group dalam rangka memperingati Hari Besar Islam.

H. Ceppy menyampaikan hikmah paling utama dari Isra Mi’raj yaitu disyariatkannya shalat lima waktu secara langsung, menjadikannya sebagai sarana komunikasi utama manusia dengan Allah.

BACA JUGA :  Keren! Dua Siwa SDN Pasir Eurih 04 Sabet Prestasi di Tingkat Nasional

“Ini bentuk “mi’raj” harian bagi umat Islam, yang diambil dari kalimat “Assholaatu Mi’rojul Mu’miniin” yang artinya Sholat adalah Mi’rajnya orang beriman” tutur H. Ceppy.

Pelaksanaan shalat lima waktu bukan sekedar melakukan gerakan ritual saja, tetapi menegakkan ibadah secara utuh dan berdampak bagi kehidupan sehari-hari. Contohnya ketika siswa Al Ma’soem menjaga shalatnya, maka akan tercermin dari akhlak dan adab yang baik kepada orang tua dan guru. Terlebih adanya keutamaan untuk melaksanakan shalat berjamaah, Ceppy mengingatkan agar selalu menjaga hal tersebut di masjid.

“Hal ini tercermin dari tersedianya fasilitas masjid atau musholla di hampir semua unit usaha Al Ma’soem Group. Semoga kita semua dapat meraih manfaat dan kebaikan dari fasilitas tersebut”, ujar H. Ceppy.

Sementara itu, penceramah KH. Dr. H. Abdul Hanan, S.Th.I., M.Ag dalam tausiahnya mengatakan bahwa yang utama dalam Peringatan isra miraj agar selalu meningkatkan semangat solat lima waktu berjamaah, dan menyambut Bulan Suci Ramadhan agar rajin menghatam Al Quran.

BACA JUGA :  Dongkrak Popularitas Pendidikan Melalui Kegiatan Pesantren Kilat

Yang paling utama, selalu menjaga solat dan mengamalkan amalan amalan yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW. Buat apa wajah ganteng dan cantik tetapi ahlaqnya jelek. Namun, lebih utama dihadapan Allah adalah wajah biasa biasa saja namun ahlaq bagus. Intinya, sebagai generasi penerus harus memperkokoh ibadah, akhlak dan aqidah.

Seperti diketahui, acara dibuka dengan penampilan tim Marawis PSAM dan Olah Vocal SMP-SMA, mengisi waktu sembari menanti kehadiran peserta. Setelah acara resmi dibuka oleh Keysha Nida (X-9) dan Rihab Ilma (X IC-2) sebagai MC, sesi Membaca Ayat Suci Al Qur’an dan Shalawat Nabi dibacakan oleh Razka Aqila Syarfa (X-7).

Di penghujung acara terdapat penampilan siswa yakni Puisi Kerendahan Hati oleh Nayla Altiya Zein (9-F) dan I’tirof oleh Muhammad Akbar Maliki (XI-6).

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Pendidikan