Bandung, INDONEWS.COM | Keluarga besar Al Ma’soem Group menggelar Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Haul para pendiri Yayasan Al Ma’soem, yaitu Almarhum Bapak H. Ma’soem, Almarhumah Ibu Hj. Siti Aisyah, dan Almarhum Bapak H. Nanang Iskandar.
Acara yang berlangsung pada Senin, 14 April 2025, di Dome Kampus Al Ma’soem ini dihadiri oleh sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, para tamu undangan, pengurus yayasan, komisaris, direksi Al Ma’soem, serta segenap hadirin.
Ketua Yayasan Al Ma’soem, Prof. Ceppy Nasahi dalam sambutannya menyampaikan ucapan syukur kehadirat Allah SWT dan salam penghormatan kepada para tamu undangan, termasuk Prof. Dr. H. M. Asrorun Niam Soleh, MA., dan Dr. KH. Tata Sukayat, M.Ag.
Beliau juga menyampaikan ucapan selamat datang di Kampus Al Ma’soem dan mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H kepada seluruh hadirin.
Lebih lanjut, Ketua Yayasan menjelaskan bahwa Tabligh Akbar ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Haul untuk mengenang jasa para pendiri Al Ma’soem Group yang telah menginisiasi berdirinya lembaga pendidikan dan sosial ini. Rangkaian kegiatan Haul telah dimulai sejak Kamis, 10 April 2025, dengan berbagai kegiatan bakti sosial yang menjangkau masyarakat luas.
“Alhamdulillah, rangkaian kegiatan bakti sosial telah terlaksana dengan lancar. Kami telah menyalurkan bingkisan dhuafa sebanyak 580 paket kepada 14 panti asuhan di berbagai wilayah seperti Rancaekek, Cicalengka, Majalaya, Ujungberung, Jatinangor, Cipacing, Pangsor, dan Ciburaleng,” ungkap Prof. Ceppy.
Selain itu, kegiatan bakti sosial juga meliputi khitanan massal untuk 300 orang, pengobatan dan cek gula darah untuk 161 orang, pemeriksaan mata untuk 70 orang, serta donor darah yang diikuti oleh 79 orang.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Yayasan juga menyinggung mengenai keberadaan Taman Makam Al Ma’soem (TMA). Beliau menjelaskan bahwa TMA merupakan area pemakaman khusus bagi keluarga karyawan Al Ma’soem Group dengan luas lahan mencapai 4.262 meter persegi. Lokasinya berada di Kp. Kiarajegang RT 01 RW 02 Ds. Mekarbakti Kec. Pamulihan Kab. Sumedang.
“Lahan TMA ini merupakan wakaf yang sangat berharga dari para putra Bapak H. Ma’soem, yaitu Bapak H. Entang Rosadi Masoem, Bapak H. Dadang Mohamad Maosem, dan Bapak H. Ceppy Nahasi Masoem. Pengadaan lahan wakaf ini dilakukan secara bertahap sejak September 2017 dan terakhir pada September 2024,” jelas Ketua Yayasan.
Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa lahan TMA saat ini diperkirakan mampu menampung sekitar 1.200 makam. Mengingat jumlah karyawan aktif Al Ma’soem Group yang menjadi peserta TMA mencapai kurang lebih 1.500 orang, dan jika setiap keluarga yang dimakamkan di TMA rata-rata berjumlah dua orang, maka kapasitas TMA perlu ditambah setidaknya untuk 3.000 makam.
“Oleh karena itu, panitia terus berupaya untuk melakukan perluasan lahan TMA,” imbuhnya.
Selain sebagai area pemakaman, Ketua Yayasan juga mengungkapkan bahwa lahan wakaf TMA juga dimanfaatkan sebagai wakaf produktif. Saat ini, lahan tersebut digunakan untuk kegiatan pertanian dan peternakan yang melibatkan para mustahiq binaan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Musa’adatul Ummah.
Melalui peringatan Haul ini, Ketua Yayasan mengajak seluruh hadirin untuk merenungkan tentang kepastian datangnya kematian dan pentingnya mempersiapkan diri menghadapinya. Beliau juga menekankan pentingnya menghargai perjuangan para pendiri Al Ma’soem Group dengan cara menjaga, memelihara, dan mengembangkan apa yang telah mereka rintis.
“Al Ma’soem yang telah berdiri sejak tahun 1973, kini berada di tangan generasi kedua dan ketiga. Sebagai penerus, kami berkomitmen untuk terus menjaga eksistensi dan mengembangkan Al Ma’soem dengan menjaga kekompakan seperti yang telah dicontohkan oleh Kakak dan kedua orang tua kami,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Yayasan juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas penderitaan yang dialami masyarakat Palestina akibat serangan dari Zionis Israel. Beliau mengajak seluruh hadirin untuk mendukung Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam upaya memboikot produk-produk yang berafiliasi dengan Israel.
Di akhir sambutannya, Ketua Yayasan memohon doa dari seluruh hadirin agar keluarga besar Al Ma’soem dapat istiqomah dalam melaksanakan kebiasaan baik para almarhum dan semoga kedepannya dapat melaksanakan kegiatan serupa dalam kondisi yang lebih baik lagi.
Acara Tabligh Akbar ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kesadaran akan nilai-nilai kebaikan yang telah diajarkan oleh para pendiri Al Ma’soem. (*/)





























Comments