TANGERANG, INDONEWS – Murid SDN 1 Kadusirung, Kecamatan Pagedangan Tangerang, Banten terpaksa belajar di ruangan kelas yang rusak. Pasalnya sebanyak 3 ruang kelas SDN 1 Kadusirung dalam kondisi rusak.
Terpantau media ini, plafon ruangan jebol, keramik lantai terkelupas, dinding retak-retak, kaca jendela pecah dan pintu rusak.
Dengan kondisi ini, beberapa orangtua siswa yang ditemui mengaku khawatir dengan keselamatan anaknya, seperti tertipa kayu plafon dan atap genteng ketika berada di dalam ruang kelas.
Sementara Kepala SDN Kadusirung saat diwawancarai mengatakan, pihaknya sudah mengajukan permohonan renovasi ke Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang pada tahun 2019, tapi sampai saat ini, belum ada jawaban.
“Walau pun kami riskan dengan kondisi ini, namun terpaksa ruang kelas yang rusak digunakan untuk belajar mengajar. Pernah juga, ada siswa yang tertimpa pohon,” katanya.
Ia mengatakan, bukan hanya ruang kelas yang harus diperbaiki, tetapi pagar sekolah pun perlu dibangun karena ketinggian pagar hanya 50 senti meter dari permukaan jalan.
“Ketinggian pagar seperti tanggul, jadi sangat mudah orang melompat dari jalan masuk ke sekolahan. Apa lagi lokasi gedung sekolah di pinggir jalan raya provinsi,” ungkapnya.
Dengan kondisi pagar tersebut, sekolah khawatir dengan tindak pencurian orang di malam hari. Maka dari itu, pihaknya memerintahkan penjaga sekolah untuk menjaga 24 jam dengan dibantu masyarakat sekitar untuk pengamanan.
“Sekolah sudah dua kali ganti kepala sekolah, tapi pengajuan kami belum juga ada tanggapan serius dari Dinas Pendidikan Tangerang. Namun, saya tetap meminta agar dinas pendidikan bisa mengabulkan permohonan,” ujarnya.
Bantuan tersebut diharapkan SDN 1 Kadusirung tak hanya datang dari Dinas Pendidikan Tangerang, namun juga dari Dinas Pendidikan Provinsi Banten, maupun dari Kemendikbud.
“Kita sangat menanti bantuan itu, karena ada 300 lebih siswa yang bersekolah di SDN 1 Kadusirung. Saya kepala sekolah dan orang tua siswa berharap cepat ada tindakan dari Dinas Pendidikan Tangerang,” tandasnya. (Karno 77)





























Comments