0

BOGOR, INDONEWS – ISPA atau infeksi saluran pernapasan akut bisa mengakibatkan peradangan pada saluran pernafasan atas maupun bawah.

Guna mengurangi penyakit tersebut, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemantau Kinerja Aparatur Negara (Penjara) DPC Kabupaten Bogor bekerja sama dengan RS. M.H. Thamrin Ciluengsi dan Pemerintah Desa Limusnunggal Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor mengelar bakti sosial (baksos).

Baksos yang dimaksud adalah pemeriksaan gratis untuk gejala penyakit Ispa dan infeksi gangguan saluran pernafasan dengan melibatkan bhabinkamtibmas dan seluruh aparatur Desa Limusnunggal serta beberapa tenaga kesehatan juga seluruh anggota LSM Penjara yang dilaksanakan di aula Kantor Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

“Kegiatan ini adalah upaya pencegahan penyakit Ispa yang mana saat ini sedang musim kemarau, potensinya sangat besar masyarakat terjangkit penyakit tersebut,” ujar Ketua LSM Penjara, Romi Sikumbang selaku insiator bakti sosial.

Selain itu, kata dia, kegiatan ini juga bentuk kepedulian LSM Penjara terhadap masyarakat dan juga merupakan wujud komitmen pengabdian lembaga terhadap sesama.

BACA JUGA :  Ketua Pemuda LIRA Bogor Desak Honor Ketua RT Segera Diberikan

“Bakti sosial ini bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan komitmen terhadap sesama,” ucapnya, Selasa (26/9/2023).

Di lokasi pengobatan, Entin salah satu warga Desa Limusnunggal mengatakan, adanya pengobatan gratis sangat membantu untuk mengetahui kesehatan warga.

“Pengobatan gratis ini sangat membantu sangat dibutuhkan warga, bagi kami adanya kegiatan ini kami bisa mengetahui perkembangan kesehatan kami,” tuturnya.

Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mengadakan pengobatan gratis ini.

“Terima kasih buat Pemdes Limusnunggal, LSM Penjara dan RS Thamrin yang telah peduli terhadap masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Limusnunggal Galih Rakasiwi menyampaikan apresiasi dengan adanya kegiatan bakti sosial yang menurutnya sangat membantu masyarakat.

“Kegiatan ini sangat baik, kami pemdes sangat apresiasi dan mendukung,” jelasnya.

Galih berharap pengobatan gratis ini bisa terus berlanjut dengan pengobatan yang berbeda. (Firm)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Bogor