0

BANDUNG, INDONEWS – Dalam dunia pendidikan sudah selayaknya mengembangkan potensi anak dan memajukan sekolahnya dengan berbagai aspek maupun cara, sesuai bakat dan minat anak.

Hal itu sebagaimana disampaikan Kepala SDN Ciodeng Baleendah, Wiwin Mintarsih S.Pd., ketika ditemui media-indonews.com, di ruang kerjanya, Selasa (7/2/2023).

“Akan tetapi kemampuan dan skill anak itu harus ditunjang kesemangatan serta kerja ekstra, dibarengi keuletan, kesabaran dalam menggembleng anak didik. Bahkan dikawal hingga anak tersebut bisa melebarkan sayapnya ke jenjang pendidikan berikutnya,” tuturnya.

Jika sukses meraih keberhasilan, kata Wiwin, maka merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi siswa siswi dan para guru. Seperti halnya SDN Ciodeng, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung yang berhasil meraih peringkat terbaik di tingkat Jawa Barat pada lomba Karate

Meski begitu, Wiwin mengakui keprihatinan pribadinya yang menjadi sebuah hambatan dan tantangan, yaitu minimnya ruang kelas di sekolah, sehingga kegiatan belajar mengajar ( KBM) yang seharusnya pagi, kini harus dibagi dua kelompok, pada pagi dan sore.

“Di sisi lain, sarana dan prasarana sangat terbatas. Bahkan tidak ada tempat untuk kegiatan olahraga. Ini sangat disayangkan. Kami harus memikirkan bagaimana kedepannya,” ungkap Wiwin.

BACA JUGA :  Soal Kurikulum Merdeka, Dede Yusuf Paparkan Kendala Sekolah

Atas kondisi itu, Wiwin sangat mengharapkan adanya perhatian dari Pemkab Bandung untuk melakukan monitoring ke lapangan, agar lebih tahu kondisi yang dirasakan SDN Ciodeng saat ini.

“Jumlah siswa kami sebanyak 472 anak didik, 5 tenaga guru PNS, dan 11 tenaga honorer. Sementara kami hanya punya 13 rombel. Sedangkan ruang kelas sementara ada 5,” bebernya.

Selanjutnya, imbuh dia, sistem KBM saat ini dibagi dua shift, yaitu kelas 1, 2 dan kelas 6 di pagi hari, untuk sore khusus kelas 3, 4 ,5 dan 6.

“Kami berharap kedepannya sesuai program Bupati Bandung HM Dadang Supriatna melalui rembug desa bahwa untuk proses KBM  tingkat SD diharapkan harus pagi semua, tidak ada yang sore. Mudah-mudahan hal ini bisa terlaksana dan terlealisasi. Kemudian atas keberhasilan di bidang ekstra kulikuler (eksul) khususnya karate lebih meningkat lagi dan berkelanjutan,” pungkasnya. (A. Rochim S/Yani Sumiati)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Pendidikan