0

BIREUEN, INDONEWS – Kondisi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Peusangan Bireuen sangat menyedihkan. Sebab lapangan bola yang dulunya sebagai tempat aktivitas olah raga para siswa dan siswi, kini sudah berubah menjadi semak belukar ditumbuhi rumput panjang.

Namun disisi lain, sebagian lapangan tersebut sudah dipakai sebagai kandang ayam serta penempatanrak kaca para pedagang kaki lima.

Lapangan olahraga siswa dan siswi SMP Negeri 1 Peusangan sejak lama tak bisa dipakai. Situasi ini menjadi suatu ancaman bagi peningkatan mutu pendidikan di sekolah tersebut, terutama dalam bidang olahraga.

Pantauan Media-Indonews.com, Selasa (29/11), akibat lapangan itu tidak bisa dipakai, para siswa dan siswi SMP Negeri 1 Peusangan bila ingin berolahraga terpaksa harus berolah di lapangan Blang Hasan yang jarak tempuhnya berkisar 20 kilo meter dari lingkungan sekolah.

Akibat jarak tempuh yang jauh, para siswa dan siswi harus naik angkot  menggunakan uang pribadi, khususnya pada saat mereka mengikuti jam pelajaran olahraga.

Bukan hanya itu saja, masih banyak persoalan di SMP Negeri 1 Peusangan yang belum mendapat titik terang dari pemerintah melalui Disdikbud Bireuen.

BACA JUGA :  8 Rombel di UPTD SDN 9 Jeunieb Terancam Roboh

Seperti halnya terkait lahan pengganti untuk pembagunan rombel, disebabkan SMP Negeri 1 Peusangan sudah tertutup dengan Pembangunan Masjid Peusangan yang saat ini sedang diperluas.

Kepala SMPN 1 Peusangan, Drs. Azhari mengatakan, terkait kondisi di SMP Negeri 1 Peusangan yang sedang sembarut, saat ini pihaknya berharap mendapat perhatian serius dari pemerintah untuk bisa segera membenahi sehingga proses belajar mengajar berjalan baik. (Hendra)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Pendidikan