SERANG, INDONEWS – Kegiatan belajar mengajar (KBM) di SMPN 25 Kota Serang tetap berjalan kondusif dan normal sebagai mana mestinya.
Saat ini kendala yang dihadapi pihak satuan pendidikan salah satunya yang kerap terjadi di SMPN 25 Kota Serang.
Kepala SMPN 25 Kota Serang, Drs. Joko Gunadi saat ditemui media-Indonews di ruang kerjanya, Jumat (23/9/2022) mengatakan, pihaknya sangat menyesal bahkan cenderung mengeluh. Pasalnya, ada beberapa ruang kelas hanya memiliki meja tulis saja.

“Bahkan seluruh kursi yang seharusnya untuk para dewan pendidik atau guru, malah dipakai untuk para siswanya, sehingga dalam proses KBM tersebut, membuat para guru, maupun siswa, terganggu,” kata Joko.
Bahkan yang lebih lucu lagi, ungkap Joko, para staf Tata Usaha (TU) terpaksa berdiri setiap menjalankan tugas akibat tidak kebagian kursi untuk duduk, dampak dari minimnya mebeler tersebut.
Joko berharap kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, Dindik Bidang Sarpras untuk segera melakukan tindakan guna mendorong terutama dalam mencerdaskan anak didik, sehingga dalam proses KBM, merasa nyaman, dalam menggali potensi, dan ilmu pengetahuan.
“Bagaimana pendidikan mau maju dan berkembang, sementara fasilitas umum, termasuk meja kursi, untuk para dewan pendidik maupun untuk para anak didik, tidak dipenuhi. Itupun salah satu penyemangat dan mendorong dalam proses KBM,” katanya.
“Seandainya dibiarkan, bahkan tidak ada solusi maka jangan menghayal sebuah kesuksesan, namun sejatinya akan merosot sebuah pendidikan. Hal ini mohon segera disikapi dengan serius,” tutupnya. (A. Abdurrochim)



























Comments