BOGOR, INDONEWS – Utusan Kabupaten Bogor, Ustadzah Ika Triofa yang juga Ketua Wilayah Bogor dan H. Agus Riadi yang juga Ketua Bamusi Bogor hadiri Rakor Permata (Pergerakan Majelis Ta’lim) yang digelar hari Kamis, 30 Juni 2022, di bilangan Menteng Jakarta Pusat, tepatnya di Sekretariat Pengurus Wilayah Permata Jakarta Pusat, Jalan Sutan Syahrir 1c.
Atau orang sekitar menyebutnya Cafe Kopi Connichiwa. Beberapa langkah saja dari Polsek Gondangdia dan Stasiun Kereta Api Cikini.
Acara diinisiasi oleh Sekretaris Jenderal Permata Pusat, Ustadzah Ade, melibatkan pengurus inti Pusat dan beberapa wilayah se DKI, Bekasi, Depok dan Bogor.
Ade menuturkan pentingnya rakor kali ini, karena dimaksudkan bermusyawarah untuk mengisi jabatan Ketua Umum Permata yang baru, setelah ketua lamanya berpulang ke rahmatullah, yakni Ibu Ustzah Dr. Chodijah.

“Initinya kami pengurus Permata pusat meminta arahan dari Dewan Pembina dan sahabat pengurus pusat maupun wilayah. Kita tidak mengadakan semacam kongres pemilihan Ketua Umum Permata yang baru, namun lebih diutamakan musyawarah untuk mufakat,” tutur Ade yang diamini Pembina Kh. Mubtadi yang kebetulan suami dari almarhumah Dr. Khodijah, penggagas sekaligus Ketum pertama Permata.
Dari hasil ‘facts finding’ bacalon ketum baru, baik yang dilakukan dewan pembina dan pengurus inti Permata pusat melalui berbagai jalur dengan harapan bisa melanjutkan dan meningkatkan semangat perjuangan almarhumah Dr. Chodijah, tersaring dan mengerucut kepada bacalon Ketum yakni Dr. Badriyah Fayumi dan Dr. Wiwi Siti Syajaroh, MAg.
“Alhamdulillah, musyawarah kita untuk calon Ketum Permata paska almarhumah Dr. Chodijah mengerucut ke dua kandidat, Dr. Badriyah Fayumi dan Dr. Wiwi Siti Syajaroh. Seputasi keduanya sudah nasional. Bisa jadi nantinya aklamasi menunjuk salah satunya. Semoga beliau bersedia melanjutkan perjuangan almarhumah di Permata, secara musyawarah mufakat pada kesempatan pertemuan pengurus berikutnya yang lebih komprehensif dan lengkap, karena SK di Kemenkumham juga masih dalam proses,” harap pengurus Pusat Permata yang diaminkan oleh peserta rapat koordinasi yang hadir.

Peserta rapat koordinasi terbatas yang hadir saat itu antara lain pembina Kh. Mubtadi, Ustadzah Ade Rina (Sekjend), Ustadzah Rosa dan Umi dari Wilayah Jakarta Pusat, Ustadzah Lina, Anna, Murdiyati, Ustadz Aris dari Wilayah Jakarta Utara, Ustadzah Ika Triofa dan H. Agus Riadi dari Wilayah Bogor dan ustadz dari wilayah Jakarta Timur. Kepengurusannya beragam latarbelakang, ada PMII, HMI, kader Fatayat Muslimat Nahdliyin dan Aisyiyah Muhammaddiyah.
Beberapa di antaranya, alumni UIN Syarif Hidayatullah, teman sepergerakan almarhumah Dr. Chodijah. Ke depan diharapkan formasinya lebih lengkap lagi di bawah kepemimpinan Ketum baru terpilih demi peran Permata di masyarakat, khusunya bagi tumbuhkembangnya Majelis Ta’lim. Di lapangan banyak sekali tantangannya. Modul atau buku panduan opeeasional Majelis Ta’lim di kalangan perkotaan dan pedesaan, sinergitas majelis ta’lim dengan organisasi keagamaan dan kemasyarakatan serta sertifikasi kelembagaan majelis ta’lim dan para asatidz (ah) nya menjadi target prioritas pergerakan. (bintono)




























Comments