0

BIREUEN, INDONEWSTim Gabungan (Timgab) Kesehatan Kabupaten Bireuen terus menunjukkan komitmen dan dedikasi tinggi dalam memberikan layanan kesehatan serta menyalurkan bantuan obat-obatan bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor, baik di wilayah Bireuen maupun kabupaten tetangga seperti Bener Meriah dan Aceh Tengah.

Timgab tersebut terdiri dari unsur Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen, TNI/Polri, serta didukung oleh RAFI, ORARI, dan berbagai relawan dari seluruh Indonesia.

Informasi ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Bireuen, dr. Irwan, pada Senin (9/12/2025).

Menurutnya, Tim Gabungan Kesehatan Bireuen bekerja setiap hari tanpa mengenal lelah untuk memastikan masyarakat terdampak mendapatkan pelayanan kesehatan tepat waktu.

Tantangan utama adalah akses jalan yang masih sulit dilalui akibat banjir dan longsor yang mengisolasi sejumlah wilayah seperti Desa Sarah Sorong, Beuvak, Alue Limeng, dan beberapa desa lainnya.

Meski demikian, pelayanan kesehatan tetap dilakukan dengan sistem jemput bola. Tim bergerak dari rumah ke rumah guna memastikan warga memperoleh penanganan cepat tanpa harus menunggu di posko.

BACA JUGA :  Ir. H. TA Khalid Isi Bimtek Kewirausahaan dan Akses Pembiayaan

Berdasarkan pemeriksaan di lapangan, sebagian masyarakat mengalami demam, diare, ISPA, dan penyakit kulit. Seluruh pasien langsung diberikan obat-obatan sesuai kebutuhan.

Dalam upaya memperluas jangkauan layanan, Tim Gabungan telah mendirikan 57 Posko Kesehatan, dengan posko induk berpusat di halaman Pendopo Bupati Bireuen.

Adapun sebaran posko di berbagai kecamatan antara lain:

  • Peusangan Selatan: 6 posko
  • Gandapura: 7 posko
  • Kuta Blang: 3 posko
  • Mon Keulayu: 4 posko
  • Peusangan: 8 posko
  • Peusangan Siblah Krueng: 4 posko
  • Jangka: 7 posko
  • Kota Juang: 1 posko
  • Cot Ie Ju: 2 posko mobile
  • Jeumpa: 2 posko
  • Juli Satu: 6 posko
  • Peudada: 6 posko mobile
  • Samalanga: 1 posko mobile
  • Peulimbang: 1 posko mobile
  • Juli Dua: 1 posko

Hingga kini, Tim Gabungan Kesehatan Bireuen masih terus menyisir wilayah terisolir untuk memastikan seluruh warga terdampak bencana mendapatkan pelayanan terbaik.

“Pelayanan kesehatan akan terus kami lakukan tanpa henti demi keselamatan masyarakat,” tegas Kadinkes Bireuen.

Semangat kemanusiaan ini selaras dengan sabda Rasulullah SAW dalam hadis riwayat Abu Hurairah RA:

“Barang siapa membebaskan seorang mukmin dari satu kesusahan dunia, Allah akan membebaskannya dari satu kesusahan di hari kiamat. Barang siapa memudahkan urusan orang yang kesulitan, Allah akan memudahkan urusannya di dunia dan akhirat.”

BACA JUGA :  Kerjasama Dengan Perusahaan Pers, Pemkab Lampura Luncurkan SIKEPLU

Dari nilai-nilai tersebut, terpancar pesan bahwa sekecil apa pun bantuan yang diberikan akan menjadi cahaya harapan bagi mereka yang sedang diuji oleh musibah. Kekuatan sejati tidak hanya berada pada tangan yang bekerja, tetapi juga pada hati yang tulus membantu. (Hendra)

You may also like

Comments

Comments are closed.