BOGOR, INDONEWS | Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bogor melakukan aksi damai dan solidaritas dalam rangka menjaga marwah partai, Senin (30/12).

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, H.R Bayu Syahjohan menjelasakan, aksi damai ini dilakukan menyusul adanya sejumlah isu yang menerpa partai akhir-akhir ini.
“Aksi damai kami lakukan untuk menyikapi situasi dan kondisi politik akhir-akhir ini, baik di tingkat nasional maupun di daerah, khususnya menjelang kongres PDI Perjuangan tahun 2025,” kata Bayu, di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, Jl. Raya Tegar Beriman Nomor 45 Cibinong Bogor.
Bayu menuturkan, saat ini telah berkembang adanya upaya dari pihak-pihak yang ingin melemahkan dengan mengawut-awut PDI Perjuangan dan menggangu Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

“Untuk itu kami menggelas aksi damai dalam rangka untuk menjaga stabilitas dan solidaritas partai, untuk menjaga marwah Partai,” jelasnya.
Selain itu, tambah Bayu, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri juga telah mengeluarkan instruksi agar seluruh kader siaga satu menghadapi upaya pihak luar untuk mengacak-acak internal partai.
“Maka dari itu, melalui aksi ini kami menyatakan siap siaga untuk mencegah indikasi upaya menyerang PDI Perjuangan menjelang kongres pada 2025 mendatang,” ujar Bayu.
Pada acara itu, sekitar 400 kader PDI Perjuangan Kabupaten Bogor membubuhkan tanda tangan pada spanduk putih yang dibentangkan, kemudian mereka melakukan cap jempol bertintakan darah.
“Pembubuhan cap tangan dengan darah ini menandakan kesiapan kami menjaga marwah partai. Kami akan solid,” tegasnya.
Adapun indikasi upaya mengacak-acak PDI Perjuangan salah satunya ialah pemasangan baliho yang meragukan legalitas kepemimpinan Megawati Soekarnoputri.
Spanduk-spanduk tersebut dipasang di berbagai daerah strategis di Jakarta, seperti Kuningan, Rasuna Said.
PDI Perjuangan menegaskan perpanjangan kepemimpinan mantan Presiden ke-5 RI tersebut telah sesuai dengan Pasal 28 Anggaran Dasar Partai dan Pasal 15 Anggaran Rumah Tangga Partai.
“Upaya yang meragukan ibu Megawati lewat spanduk ini adalah kerja sistematis untuk menyerang PDI Perjuangan,” kata Bayu. ***





























Comments