BIREUEN, INDONEWS – Anggota DPD RI Komisi IV, H. Uma mengapresiasi Pj. Bupati Bireuen, Aulia Sofyan yang telah mengeluarkan aturan dan kebijakan atas larangan bimbingan teknis (bimtek) keluar daerah. Sebab, selama ini khusus Komisi IV yang membidanggi APBN telah mendapat laporan dari BPK terhadap kinerja aparatur daerah termasuk realisasi APBN.
“Maka dalam hal ini kita melihat laporan-laporan dari masyarakat tentang pengunaan dana desa, ini khususnya untuk bimtek. Jadi sangat banyak anggaran desa terkuras. Sementara ouput dari pelaksanaan itu yang dilaporkan oleh masyarakat tidak ada. Setelah kita evaluasi, memang pelaksanaan bimtek ini adalah orang-orang dari luar daerah,” ungkap H. Uma, saat mengunjunggi rumah dinas Pj. Bupati Bireuen, Aulia Sofyan, beberapa waktu kemarin.
Menurut H. Uma, seyogyanya seseorang kepala daerah mengeluarkan satu regulasi atau aturan bagaimana mengarahkan anggaran bimtek ini tepat sasaran.
“Memang diakui, dalam UU Nomor 6 tahun 2014 menyebutkan tentang bimtek, tapi tentunya dilaksanakan secara profesional, kebutuhanya apa. Kalau kebutuhan hanya sekedar administrasi laporan pembukuan, kan enggak mungkin jauh-jauh ke Surabaya,” paparnya.
Dari sisi efisiensi, H. Uma melihat sosok Pj. Bupati Aulia Sofyan bisa melihat jeli terhadap persoalan ini dan tentu akan menyelamatkan anggaran negara dan APBN.
“Otomatis Pj.B upati Bireuen tidak kerepotan. Karena apa? Anggaran desa bisa maksimal. Anggaran daerah juga bisa tercapai. Setidaknya uang daerah dan uang negara sudah diselamatkan,” ujar H. Uma.
Menurutnya, saat ini anggaran untuk Aceh sebesar Rp4 triliun lebih dari sangat luar biasa, sehingga sangat disayangkan apabila disia-siakan.
“Segala aturan dan kebijakan yang dikeluarkan Pj. Bupati Bireuen terkait larangan bimtek keluar daerah itu sangat benar sekali. Pantas untuk diberikan penghargaan karena itu sangat luar biasa,” ujar Uma.
Uma juga memberikan piagam penghargaan kepada Pj .Bupati Bireuen dan penghargaan ini juga yang perdana diberikan untuk wilayah kerja Propinsi Aceh.
Sementara itu, Pj. Bupati Bireuen Aulia Sofyan mengaku menyangka adanya perhatian, apalagi dari anggota DPD RI.
“Ini sangat luar biasa. Terima kasih buat H. Uma, ini merupakan sanjungan buat kami. Setelah setahun memimpin Bireuen, saya telah mengevaluasi semua hal. Memang bimtek itu banyak hal yang sensitif untuk kepentingan masyarakat dan kita upaya di Kabupaten Bireuen kita buat bimtek di lokasi masing-masing. Sehingga tidak terjadi pemborosan anggaran negara dan untuk sekarang ini sudah dibuktikan oleh beberapa kepala desa,” papar Aulia Sofyan. (Hendra)





























Comments